facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pebalap 13 Tahun Asal Lombok Bersinar di Piala Presiden, Berharap Berlaga di Mandalika

Eviera Paramita Sandi Selasa, 14 Desember 2021 | 17:25 WIB

Pebalap 13 Tahun Asal Lombok Bersinar di Piala Presiden, Berharap Berlaga di Mandalika
dr Jack bersama rider muda Lombok, Arai Agaska saat meraih podium di Piala Presiden di Sentul, Bogor. [Foto : Istimewa]

Awalnya, ketiga pebalap ini diketahui tidak hendak berlaga di Piala Presiden. Sebab, tidak ada pihak yang memberikan dukungan dana.

SuaraBali.id - Pebalap muda asal Karang Jangkong, Kota Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) Arai Agaska (13) tampil memukau pada ajang balapan Piala Presiden di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor. Arai berhasil naik podium setelah finish di urutan ketiga pada kelas Rookie bersama pada Sabtu dan Minggu 11-12 Desember kemarin.

Menurut Manager Semoga Abadi Racing Team Lintang dan Gading Laksana menjelaskan tiga pembalap muda asal NTB ikut berlaga pada event piala Presiden di Sirkuit Internasional Sentul Bogor. Di antaranya, Aldiaz Aqsal Ismaya (21) untuk kategori Novice, Rajendra (23) untuk kategori Expert dan Arai Agaska (13) untuk kelas Rookie.

Awalnya, ketiga pebalap ini diketahui tidak hendak berlaga di Piala Presiden. Sebab, tidak ada pihak yang memberikan dukungan dana.

"Ketiganya memang tidak mengikuti gelaran Piala Presiden. Tetapi akhirnya dokter Jack memberi support untuk ikut balapan," kata Gading Selasa (14/12/2021).

Dari torehan hasil balapan, dua pembalap muda asal Penimbung Aldiaz dan Rajendran asal Sandubaya Kota Mataram gagal naik podium.

Aldiaz yang berlaga di kelas Novice kata Gading harus finish di posisi ke enam di Sirkuit Sentul, Bogor. Sedangkan untuk Rajendra ujar Gading harus puas duduk di posisi ke delapan pada kategori Expert.

"Keduanya ini sempat meraih emas di PON papua untuk kategori regu," kata Gading.

Namun di Sirkuit Sentul nama NTB tetap harum berkat torehan juara dari Arai yang berhasil naik podium.

"Wajar karena mereka ini baru pertama kali jajal sirkuit Sentul. Dua hari latihan juga sudah bisa maksimal kan," ujar Gading lewat sambungan telepon.

Menurut dr. Jack sapaan karib Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat L. Herman Mahaputra ini mengaku bahwa ketiga pembalap ini diharapkan bisa berlatih di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Komentar

Berita Terkait