alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Orok Bayi Dan Tali Pusarnya Ditemukan Mengapung di Saluran Irigasi

Eviera Paramita Sandi Jum'at, 26 November 2021 | 20:05 WIB

Orok Bayi Dan Tali Pusarnya Ditemukan Mengapung di Saluran Irigasi
Ilustrasi kaki bayi

Orok bayi berjenis kelamin perempuan lengkap dengan tali pusarnya ditemukan mengapung dalam kondisi sudah tak bernyawa.

SuaraBali.id - Belum juga genap satu bulan saat penemuan jasad bayi di Desa Darek, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, NTB. Kini warga Lombok Tengah kembali digegerkan dengan penemuan orok.

Warga Desa Darmaji dikejutkan dengan penemuan orok bayi di saluran irigasi di Iwan II, Karang asem, Dusun Darmaji, Desa Darmji, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, pada hari Jumat (26/11/2021), sekitar pukul 08.00 WITA. Orok bayi berjenis kelamin perempuan lengkap dengan tali pusarnya ditemukan mengapung dalam kondisi sudah tak bernyawa.

"Bayi tersebut ditemukan di saluran irigasi iwan II Karang Asem Dusun Darmaji Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah," jelas Kapolsek Kopang, AKP Suherdi.

Suherdi juga menyampaikan bahwa atas kejadian tersebut telah memintai keterangan beberapa orang saksi. Di antaranya Muazim (31) tahun pekerjaan penjaga irigasi, Saharudin (60) Wijaya (43).

Ketiga orang tersebut merupakan warga Desa Darmaji yang pertama kali menemukan orok tersebut.

Kapolsek Kopang AKP Suherdi menjelaskan kronologis penemuan orok tersebut yakni pukul 08.00 WITA, saksi Muazim menuju TKP dengan maksud untuk membuka pintu air iwan II, yaitu saluran parung I dan II. Sesampainya di lokasi, ia kemudian melihat orok bayi dalam kondisi mengapung lengkap dengan tali pusar tanpa kain.

Atas kejadian tersebut kemudian saksi pertama memberitahu saksi kedua yang sedang memancing  tidak jauh dari TKP untuk sama-sama menyaksikannya.

Tak lama setelah penemuan tersebut, warga setempat kemudian menghubungi Babinkamtibmas Desa Darmaji Aipda H. Hermanto sehingga personel Polsek Kopang yang dipimpin oleh Kanit Reskrim mengecek dan melakukan olah TKP.

Orok bayi tersebut kemudian dibawa ke RSUD Praya Lombok Tengah untuk dilakukan visum et-Revertum.

Kontributor : Lalu Muhammad Helmi Akbar

Komentar

Berita Terkait