Tak Hanya Usaha Makanan Dan Penginapan, Pengusaha Laundry di Mandalika Pun Untung

Akibatnya banyak pengusaha laundry di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ketiban rezeki.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 22 November 2021 | 07:57 WIB
Tak Hanya Usaha Makanan Dan Penginapan, Pengusaha Laundry di Mandalika Pun Untung
Pemilik usaha laundry di Kuta Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (ANTARA/Akhyar)

SuaraBali.id - Ajang World Superbike (WSBK) di Kuta Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat menguntungkan banyak pihak di daerah tersebut. Seperti hanya pedagang makanan, persewaan penginapan hingga pengusaha laundry atau cuci pakaian.

Hal ini karena sebagian besar penonton pada WSBK di Sirkuit Mandalika ini mereka tidak sempat mencuci pakaiannya sendiri. Para penonton maupun kru WSBK yang menginap di Hotel atau Homestay di Kuta Mandalika ini pun mengandalkan jasa laundry.

Akibatnya banyak pengusaha laundry di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, ketiban rezeki. Omzetnya pun mengalami peningkatan 200 persen dari hari biasa sebelum adanya ajang balapan tersebut.

"Allhamdulilah omzetnya perhari itu meningkat 200 persen," kata Suhartini salah satu pengusaha jasa laundry di Kuta, Praya, Lombok Tengah, Minggu (22/11/2021).

Padahal menurutnya di hari-hari biasa omzet jasa laundry itu Rp 100 ribu paling tinggi, namun setelah adanya ajang balapan WSBK itu mulai mengalami peningkatan.

"Saat ini omzet kita bisa Rp300 ribu-Rp500 ribu Perhari. Harga perkilo Rp6 ribu, tapi kalau tamu mau cepat Rp10 ribu," katanya

Namun karena banyaknya wisatawan atau penonton WSBK, ia sampai menolak melayani jasa laundry, karena cuaca yang tidak mendukung atau hujan dan masih banyak pakaian yang belum kering atau selesai disetrika.

"Cuaca tidak mendukung, saya stop penerimaan saat ini," katanya.

Seorang pengusaha laundry lainnya di Kuta, bahwa omzet usaha laundry yang telah dijalan sejak dulu itu mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan hari biasanya.

"Allhamdulilah meningkat, yang biasany Rp50 ribu, sekarang bisa Rp200 ribu," katanya.

Ia juga mengatakan, usaha laundry di KEK Mandalika ini cukup banyak, karena warga telah menyadari bahwa usaha laundry itu bisa menjadi peluang rizki untuk meningkatkan ekonomi.

"Usaha jasa laundry di Kuta ini cukup banyak," katanya.

Sementara itu untuk harga laundry perkilonya tetap sama dengan hari biasanya meskipun saat ini banyak penonton WSBK yang menginap dan menggunakan jasa laundry.

"Harga tetap sama Rp6 ribu perkilonya. Kita tidak menaikan," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini