10 Makanan Khas Jawa Tengah: Nasi Gandul, Tiwul hingga Kamir Arab

Namun tak banyak orang yang tahu secara spesifik dari daerah manakah makanan tersebut berasal.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 08 November 2021 | 14:19 WIB
10 Makanan Khas Jawa Tengah: Nasi Gandul, Tiwul hingga Kamir Arab
Sate Klathak Pak Pong. (Suara.com/Dany Garjito)

3. Nasi Grombyang

Nasi Grombyang H. Warso, Kuliner Wajib Buka Puasa dari Pemalang (Youtube/Fauzie Channel)
Nasi Grombyang H. Warso, Kuliner Wajib Buka Puasa dari Pemalang (Youtube/Fauzie Channel)

Makanan khas daerah Jawa Tengah selanjutnya adalah nasi Grombyang. Nasi Grombyang, merupakan sejenis nasi campur yang menjadi makanan khas daerah Pemalang.

Sama dengan kebanyakan nama makanan yang tercipta, nasi Grombyang juga berasal dari cara penyajiannya dimana antara isi dan kuahnya sehingga kelihatan bergoyang-goyang. Nasi Grombyang menggunakan daging kerbau yang empuk dan lembut sebagai bahan utamanya.

Dalam seporsi nasi Grombyang terdiri dari nasi putih, potongan daging, irisan daun bawang, serta berbagai bumbu rempah yang menyatu pada kuah kaldunya. Potongan daging yang digunakan dalam nasi Grombyang dapat berupa daging kerbau, daging sapi, atau juga daging ayam yang sudah diiris tipis-tipis. Nasi Grombyang biasanya juga dilengkapi dengan sate, namun berbeda dengan sate pada umumnya yang cara memasaknya dengan dibakar, sate pada nasi Grombyong hanya diungkep dan kemudian ditusuk dibalut dengan bumbu sate pada umumnya.

Baca Juga:Buruh di Jawa Tengah Minta UMK 2022 Naik, Segini Besarannya

4. Mie Ongklok

Mie Ongklok Pak Muhadi (Instagram Novradara)
Mie Ongklok Pak Muhadi (Instagram Novradara)

Kalau menu yang satu ini asalnya dari Wonosobo, Jawa Tengah. Mie Ongklok merupakan, mie rebus yang terdiri dari kol, potongan daun kuaci, dan kuah kental berkanji yang disebut loh. Uniknya lagi kuah dari mie Ongklok ini terbuat dari saripati singkong, gula merah, dan bumbu kacang.

Cita rasa sedap dan gurih membuat banyak kalangan menyukai hidangan khas Jawa Tengah satu ini. Mie Ongklok cukup mudah ditemui di berbagai warung makan, rumah makan, hingga gerobak-gerobak pinggir jalan.

5. Sate Klathak

Sate Klathak Pak Pong. (Suara.com/Dany Garjito)
Sate Klathak Pak Pong. (Suara.com/Dany Garjito)

Sate Klatak merupakan sate menggunakan daging kambing sebagai bahan utamanya. Berbeda dengan bumbu sate pada umumnya, sate Klatak tidak menggunakan bumbu kacang melainkan hany dibumbui dengan garam.

Baca Juga:5 Destinasi Wisata Kebumen, Banyak Pantai yang Bagus-bagus

Keunikan lain dari sate Klatak adalah tusuk yang digunakan bukan dari bambu, melainkan jeruji sepeda. Jeruji besi dipilih karena diyakini dapat menghantarkan panas yang baik sehingga daging dapat matang dengan sempurna.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak