facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Cerita Rakyat Bali Bawang dan Kesuna, Kisah Anak Licik Dililit Ular

Pebriansyah Ariefana Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:25 WIB

Cerita Rakyat Bali Bawang dan Kesuna, Kisah Anak Licik Dililit Ular
Cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. (YouTube Dongeng Kita)

Di luar keindahan pariwisata, daerah ini ternyata memiliki kekayaan cerita rakyat Bali yang inspiratif.

SuaraBali.id - Pulau Bali terkenal dengan destinasi wisata alam yang indah dan budayanya yang menarik serta memukau wisatawan domestik hingga mancanegara. Di luar itu, daerah ini ternyata memiliki kekayaan cerita rakyat Bali yang inspiratif.

Salah satunya adalah cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. Cerita rakyat ini bisa dijadikan bahan untuk belajar tentang kebudayaan Bali serta memetik hikmahnya.
Bawang dan Kesuna

Disebutkan dalam cerita ini, Bawang adalah anak yang manja. Pekerjaan rumah hampir semua Kesuna yang mengerjakannya. Namun demikian, karena Bawang pintar mengambil hati orangtuanya, maka ia menjadi kesayangan.

Cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. (YouTube Dongeng Kita)
Cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. (YouTube Dongeng Kita)

Pada suatu hari ayah mereka pergi ke sawah dan ibu ke pasar. Kesuna kemudian minta bantuan Bawang untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Tapi, Bawang selalu menolaknya sehingga akhirnya Kesuna kembali mengerjakan pekerjaan rumah sendiri.

Baca Juga: Mahasiswa Asal Dalung Tewas Setelah Motornya Oleng Lalu Tabrak Truk di Canggu

Setelah semua beres, Kesuna pergi mandi ke sungai. Ketika Kesuna masih di sungai, sang ibu pulang. Bawang segera membuat dirinya kotor dengan debu dan mengatakan seharian ini dia mengerjakannya sendiri pekerjaan rumah, sementara Kesuna bermain–main.

Tak pelak saat Kesuna pulang dari sungai, ia dimarahin ibunya dan diusir dengan sapu lidi. Kesuna dengan sedih pergi berlari ke hutan. Ia kemudian melihat banyak burung Crukcuk Kuning.

Cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. (YouTube Dongeng Kita)
Cerita rakyat Bali Bawang dan Kesuna. (YouTube Dongeng Kita)

"Crukcuk Kuning, patuklah kepalaku, agar aku cepat mati,” kata Kesuna.

Burung Crukcuk Kuning pun mematuk kepalanya Kesuna. Namun, Kesuna tidak mati, malah tiba-tiba ada mahkota emas di kepalanya.

"Crukcuk Kuning, patuklah leherku, agar urat nadiku cepat putus,” kata Kesuna lagi.

Baca Juga: Video Keributan di Lumintang Denpasar Viral, Ini Cerita Lengkapnya

Tapi, yang terjadi justru muncul kalung emas di lehernya. Begitu juga dengan telinga, pergelangan tangan, pergelangan kaki, dan jari jarinya. Alhasil, Kesuna tubuhnya dipenuhi oleh emas. Kesuna sangat kaget, ia menginap di rumah neneknya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait