alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Terlihat dari Penelokan, Lereng Gunung Batur Bali Kebakaran

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 23 Oktober 2021 | 07:13 WIB

Terlihat dari Penelokan, Lereng Gunung Batur Bali Kebakaran
Kepulan asap membumbung ke angkasa akibat kebakaran di lereng Gunung Batur di Kintamani, Gianyar, Bali.

Surya menyebut sudah sering lereng gunung Batur terjadi kebakaran hutan. Kebakaran terakhir pada akhir September 2020.

SuaraBali.id - Terjadi kebakaran di Lereng gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali pada Jumat sore sekitar 15.30 Wita. Namun hingga kini, penyebab awal kebakaran tersebut belum diketahui termasuk adanya korban jiwa.

Menurut warga, kebakaran ini terlihat dari wilayah Penelokan Kintamani, Bangli, Bali.

“Api terus menjalar dan makin meluas. Beberapa titik api tampak makin membesar. Belum ada kabar soal korban jiwa,” kata Nyoman Surya, warga Penelokan, Kintamani, kepada ANTARA, di Bangli, Jumat (22/10/2021)

Terjadi kebakaran di Lereng gunung Batur, Kintamani, kabupaten Gianyar, Bali pada Jumat sore sekitar 15.30 Wita. Namun hingga kini, penyebab awal kebakaran tersebut belum diketahui termasuk adanya korban jiwa.

Menurut warga, kebakaran ini terlihat dari wilayah Penelokan Kintamani, Bangli, Bali.

“Api terus menjalar dan makin meluas. Beberapa titik api tampak makin membesar. Belum ada kabar soal korban jiwa,” kata Nyoman Surya, warga Penelokan, Kintamani, kepada ANTARA, di Bangli.

Surya menyebut sudah sering lereng gunung Batur terjadi kebakaran hutan. Kebakaran terakhir pada akhir September 2020.

“Seringkali lokasi bekas kebakaran di lereng gunung Batur menjadi lokasi swafoto. Ramai masyarakat memanfaatkannya untuk berpose dan disiarkan ke media sosial.

Hingga berita ini diturunkan belum ada aparat yang mencoba memadamkan api. Diduga karena akses jalan ke lokasi kebakaran sempat tertutup tanah longsor dansudah malam hari juga.

Masyarakat di lereng gunung Batur belum lama juga tertimpa bencana gempa bumi di Kabupaten Karangasem, tapi menimbulkan bencana tanah longsor yang menyebabkan tiga orang meninggal, 8 orang luka berat, 74 luka ringan, dan lima KK atau 19 jiwa mengungsi.

Komentar

Berita Terkait