Sebaran dialek Bali Aga meliputi sebagian daerah di Kabupaten Karangasem, sebagian Kabupaten Tabanan, sebagian Kabupaten Buleleng dan sebagian Kabupaten Jembrana.
Sedangkan dialek dataran sebaliknya, dialek ini diucapkan oleh masyarakat Bali yang tinggal di dataran rendah.
Dialek ini menyebar di sebagian wilayah Kabupaten Klungkung, Kabupaten Tabanan, Kabupaten Jembrana, Kabupaten Badung, Kota Denpasar, Kabupaten Karangasem, Kabupaten Bangli serta Kabupaten Buleleng.
Bahasa Bali ini tidak hanya digunakan di Pulau Dewata saja. Namun juga menyebar ke sejumlah daerah sekitar Bali, seperti Nusa Tenggara Barat dan Jawa Timur.
Baca Juga:10 Beach Club di Bali Terbaik: Nikmati Keindahan Pantai Sembari Santai di Bar
Bahkan bahasa ini juga menyebar ke sebagian daerah Lampung, Sulawesi Tengah hingga Kalimantan Tengah.

Sebenarnya bahasa Sasak merupakan bahasa dari Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Bahasa ini kemudian berkembang ke daerah sekitarnya, termasuk Provinsi Bali. Bahasa sasak di Bali juga terbagi menjadi dua dialek, yakni dialek Bukit Tabuan dan dialek Celuk Bawang.
Dialek Bukit Tabuan biasa dituturkan oleh masyarakat yang tinggal di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem.
Baca Juga:PON Papua: Sabet Emas Kumite, Karateka Bali Kadek Krisna Ukir Sejarah
Sedangkan dialek Celukan Bawang dituturkan warga di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Singaraja.