alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berawal dari Bule Yang Dikira Hippies, Balawista Pantai Kuta Kini Jadi Baywatch-nya Bali

Eviera Paramita Sandi Selasa, 12 Oktober 2021 | 13:48 WIB

Berawal dari Bule Yang Dikira Hippies, Balawista Pantai Kuta Kini Jadi Baywatch-nya Bali
Bila melihat Kembali sejarah Balawista, tim penyelamat Pantai Kuta ini dulunya bernama "Waja Surf Life saving Guard".

Hippies adalah kelompok orang yang mempraktekkan kehidupan bebas dengan berpakaian seenaknya dan berusaha membebaskan diri dari kemelut dunia.

Kemampuan utama yaitu berenang di laut, sehingga bisa memberikan pertolongan saat ada kecelakaan.

"Beliau (Kevin Weldon) sendiri yang langsung turun tangan. Waktu itu kita disuruh menyiapkan orang untuk dilatih menjadi penyelamat pantai. Angkatan pertama Balawista sejumlah 75 orang kemudian dididik oleh pelatih-pelatih Australia pada tahun 1973.

Beberapa anggota Balawista yang baru terbentuk juga sempat mendapat latihan di Australia tepatnya di pantai Gold Coast, Palm Beach," jelas pria kelahiran Denpasar 20 Juni 1939 ini.

Tahun demi tahun, organisasi penyelamat pantai ini terus berkembang. Saat ini jumlah anggota Balawista sudah ratusan orang. Mereka tersebar di 18 pos penjagaan dan satu pos utama sepanjang 63 kilometer garis pantai di Kabupaten Badung.

Komentar

Berita Terkait