alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Menurunkan Berat Badan yang Menyehatkan, Ini 7 Makanan Diet Rendah Kalori

Dinar Surya Oktarini Senin, 20 September 2021 | 10:18 WIB

Menurunkan Berat Badan yang Menyehatkan, Ini 7 Makanan Diet Rendah Kalori

Simak deh 7 makanan untuk diet yang rendah kalori berikut ini.

Ditambah asupan kalori mereka saat makan siang lebih rendah setelah makan oatmeal di pagi hari. Oatmeal menyediakan lebih banyak protein, serat, dan sedikit gula daripada sereal. 

3. Kacang-kacangan

Murah, mengenyangkan, dan sebaguna. Kacang-kacangan adalah sumber protein yang bagus. Kacang juga tinggi serat yang dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan.

Protein akan menyebabkan pelepasan hormone yang menandakan rasa kenyang lebih lama dan mencegah untuk makan lebih banyak. 
Kandungan protein dan serat pada kacang-kacangan, buncis, lentil, dan kacang polong ini akan mempengaruhi penurunan berat badan karena efek rasa kenyangnya. 

Baca Juga: 7 Makanan untuk Diet Rendah Kalori, Sehat dan Bantu Turunkan Berat Badan

4. Apel

Buah apel mengandung lebih banyak serat yang bermanfaat untuk pencernaan. Plus, saat mengunyah apel, akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa kamu telah makan sesuatu yang substansial. Sehingga nafsu makanmu dapat ditekan dengan mengunyah buah apel.

5. Alpukat

Alpukat adalah buah yang menyediakan serat dan lemak bermanfaat, serta banyak nutrisi lainnya. Buah ini juga dapat membantu mengelola berat badan.

Sebuah studi orang dewasa Amerika menemukan bahwa orang yang mengonsumsi alpukat memiliki berat badan yang jauh lebih sedikit dan memiliki BMI lebih rendah daripada mereka yang tidak. Orang yang makan alpukat cenderung makan lebih banyak buah, sayuran, dan serat daripada orang yang tidak.

Baca Juga: Demi Bisa Operasi Payudara, Ivan Gunawan Targetkan Turun 20 Kg

Atau disimpulkan orang-orang yang makan alpukat memiliki pola makan yang lebih sehat secara keseluruhan dan mengonsumsi gula tambahan secara signifikan lebih sedikit daripada mereka yang tidak. Demikian pula, risiko sindrom metabolik lebih rendah daripada mereka yang tidak mengonsumsi alpukat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait