Pamer Isi Bensin Mobil Rp 9 Juta Bayar Tunai, Warganet: Boleh DImaki Nggak Sih?

"Boleh dimaki-maki gak sih?" tanya warganet.

Dinar Surya Oktarini
Jum'at, 17 September 2021 | 18:20 WIB
Pamer Isi Bensin Mobil Rp 9 Juta Bayar Tunai, Warganet: Boleh DImaki Nggak Sih?
Viral Cowok Pamer Isi Bensin Mobil Rp 9 Juta Dibayar Tunai. (TikTok)

SuaraBali.id - Belum lama ini seorang cowok memamerkan sata tengah mengisi bahan bakar mobil dan viral di media sosial

Aksinya ini menuai perhatian, bagaimana tidak, ia mengatakan telah mengisi bensin hingga Rp 9 juta.

Video aksinya itu dibagikan di akun TikTok @michaelst17. Hingga berita ini dipublikasikan, video sedikitnya telah disaksikan 2,9 juta kali dan mendapatkan 83 ribu tanda suka.

"Sahabat Pertamina dan SPBU," tulis cowok ini sebagai keterangan akun TikTok seperti dikutip BeritaHits.id, Jumat (17/9/2021).

Baca Juga:Gegara Bentangkan Poster ke Jokowi, Akhirnya Suroto Diundang ke Istana

Dalam video, cowok itu menunjukkan saat dirinya sedang mengisi bahan bakar di SPBU. Ia duduk di kursi pengemudi dan merekam petugas pom bensin saat melayaninya.

"Isi bensin Rp 25 ribu (tidak). Isi bensin Rp 9 juta iya," tulisnya dalam keterangan video.

Cowok ini kemudian merekam tagihan dan jumlah liter di pom bensin itu. Ia mengisi bahan bakar hampir 94 liter untuk mobilnya.

Viral Cowok Pamer Isi Bensin Mobil Rp 9 Juta Dibayar Tunai. (TikTok)
Viral Cowok Pamer Isi Bensin Mobil Rp 9 Juta Dibayar Tunai. (TikTok)

Harga per liter sendiri adalah Rp 9.850. Sementara total jumlah tagihan yang harus dibayarnya setelah mengisi sekitar 94 liter adalah Rp 925.211.

Cowok itu sendiri sudah menyiapkan uangnya. Ia bahkan memamerkan tumpukan uang di dashboard mobil, yang akan digunakan untuk membayar bahan bakar secara tunai.

Baca Juga:Viral Cewek Ingatkan Pacar Salat tapi Tak Dikerjakan, Alasannya Bikin Publik Heboh

Sontak, hal tersebut langsung ramai menjadi sorotan warganet. Sebagian besar warganet yang menuliskan komentar sebal sampai naik darah melihat video tersebut.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak