Proses Terjadinya Hujan dari Awan Hingga Turun ke Bumi, Ternyata Rumit Juga

Secara umum hujan yang turun membasahi permukaan tanah terjadi melewati beberapa tahapan yang terjadi, di antaranya adalah evaporasi, kondensasi dan presipitasi.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 16 September 2021 | 13:10 WIB
Proses Terjadinya Hujan dari Awan Hingga Turun ke Bumi, Ternyata Rumit Juga
Ilustrasi Hujan. (Pexels.com/Chris Kane)

SuaraBali.id - Proses terjadinya hujan dari awan hingga turun ke bumi. Secara umum hujan yang turun membasahi permukaan tanah terjadi melewati beberapa tahapan yang terjadi, di antaranya adalah evaporasi, kondensasi dan presipitasi.

Berikut adalah proses terjadinya hujan secara rinci yang perlu anda ketahui:

Evaporasi

Tahap pertama yang terjadi dalam proses terjadinya hujan ialah evaporasi, istilah ini mengacu pada keadaan dimana terjadinya penguapan pada air yang disebabkan oleh panas suhu bumi yang dipancarkan oleh matahari.

Baca Juga:Definsi Hujan Orografis dan Jenis-jenis Hujan Lainnya

Air yang tergenang dengan jumlah banyak, seperti yang terdapat di sungai, danau dan laut akan melalui proses evaporasi yang akan merubahnya menjadi butiran atau uap air.

Ilustrasi Akan Turun Hujan. (Pixabay.com)
Ilustrasi Akan Turun Hujan. (Pixabay.com)

Selanjutnya uap air akan naik menuju atmosfer dan berkumpul kemudian menggumpal menjadi awan.

Temperatur suhu menjadi faktor utama yang berpengaruh pada tahap ini, semakin panas suhu udara yang ada maka akan semakin banyak pula air yang menguap ke udara.

Efeknya adalah semakin besar pula potensi hujan yang terjadi.

Kondensasi

Baca Juga:Musim Hujan Bikin Virus Corona Covid-19 Lebih Cepat Menular? Begini Penjelasan IDI

Proses terjadinya hujan selanjutnya adalah kondensasi, setelah air mengalami proses evaporasi dan naik ke langit air akan mengalami proses pengembunan. Pada tahap ini uap air akan berubah menjadi partikel-partikel kecil.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak