Perkembangan Terkini Tenggelamnya Kapal Yunicee, Tiga Orang Jadi Tersangka

Penetapan ke 3 tersangka ini berdasarkan hasil penyelidikan Polairud Baharkam Polri yang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan olah TKP

Bangun Santoso
Kamis, 12 Agustus 2021 | 07:56 WIB
Perkembangan Terkini Tenggelamnya Kapal Yunicee, Tiga Orang Jadi Tersangka
Kecelakaan Kapal Yunicee (@kalipuro24jam)

SuaraBali.id - Polisi akhirnya menetapkan tiga orang tersangka terkait insiden tenggelamnya kapal Yunicee di Pelabuhan Gilimanuk yang menewaskan 11 orang pada 29 Juni 2021 lalu. Hal itu dirilis pihak Polairud Baharkam Polri.

Dilansir dari Beritabali.com, ketiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka tenggelamnya kapal Yunicee adalah nahkoda kapal berinisial Is, Kepala Cabang Perusahaan NW dan Syahbandar Korstapel BPTD Pelabuhan Ketapang, berinisial RMS.

Penetapan ke 3 tersangka ini berdasarkan hasil penyelidikan Polairud Baharkam Polri yang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan olah TKP.

Diketahui dalam kecelakaan kapal tenggelam itu, 11 penumpang dinyatakan meninggal, 15 hilang dan 51 lainnya selamat.

Baca Juga:Keluarga 20 Korban Tenggelamnya Kapal Yunicee Terima Santunan Rp 862 Juta

Penetapan tersangka itu dibenarkan oleh PS Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Bali, Kompol Gusti Nyoman Sudarsana, saat dihubungi awak media, Rabu 11 Agustus 2021.

"Iya benar, beberapa hari lalu ditetapkan ada tiga orang, nahkoda kapal berinisial IS, kepala cabang perusahaan NW, dan seorang dari instansi BPTD Pelabuhan Ketapang, berinisial RMS," ujarnya.

Kompol Sudarsana yang dilibatkan dalam proses pemeriksaan di Satpolairud Gilimanuk ini mengatakan, dari hasil lidik tersangka nakhoda kapal IS diduga tidak melakukan upaya atau peran keselamatan. Sehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa maupun harta benda. Sedangkan dua tersangka lainnya turut andil dan memiliki peran di dalamnya.

Kompol Sudarsana kembali mengatakan, faktor lain penyebab kecelakaan laut itu terjadi karena kelebihan muatan.

"Dari hasil lidik karena mengangkut over (kelebihan) muatan, sekitar enam kali lipat," ungkapnya.

Baca Juga:Tragedi Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar, 6 Jenazah Belum Terindentifikasi

Sementara untuk normalnya, kapal Yunicee memiliki muatan ideal sebesar 35 ton. Tapi yang terjadi, saat kapal menyeberang dari pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur menuju Pelabuhan Gilimanuk, pada Selasa 29 Juni 2021 malam, kapal tersebut malah menambah angkutan hingga 229 ton.

Lantaran kelebihan muatan, dek kapal kemasukan air saat dalam perjalanan. Sesampainya dekat Pelabuhan Gilimanuk, kapal menjadi miring dan akhirnya tenggelam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini