Nakes Kewalahan Tracing di Kuta Utara Gegara Banyak Petugas Tumbang

Kekurangan tim tracing membuat nakes yang bertugas yang ada pun harus bekerja ekstra.

Husna Rahmayunita
Sabtu, 31 Juli 2021 | 12:45 WIB
Nakes Kewalahan Tracing di Kuta Utara Gegara Banyak Petugas Tumbang
Ilustrasi - tracing Covid-10. Situasi pendaftaran untuk pelacakan kasus COVID-19 di Puskesmas Tanah Abang, Kamis (19/11/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

SuaraBali.id - Kasus Covid-19 di Kuta Utara, Badung, Bali tembu ribuan orang. Tenaga kesehatan setempat pun mengambil langkah untuk penguatan tracing.

Namun kegiatan tracing atau pelacakan kontak orang yang berpotensi tertular Covid-19 di Kecamatan Kuta Utara sempat mengalami kendala.

Pemicunya karena banyak nakes yang tumbang usai diserang Covid-19. Akibatnya petugas pun sempat kewalahan karena kekurangan tenaga tracing.

Hal itu dibenarkan oleh Camat Kuta Utara, I Putu Eka Pramana. Sementara kasus Covid-19 di wilayahnya total ada 3.148 kasus hingga Kamis (29/7/2021).

"Dari tenaga puskesmas yang kami miliki, yang bertugas untuk tracing sebanyak 16 orang. Kemarin-kemarin kami sangat kewalahan melakukan tracing di masing-masing desa," ujarnya seperti dikutup dari Beritabali.com (jaringan Suara.com).

Baca Juga:WHO: Varian Delta Tidak Secara Khusus Menyerang Anak-Anak

Ia mengatakan, dalam melacak satu kasus, setidaknya 30 orang harus ditelusuri riwayat kontaknya. Kemudian dari 30 orang tersebut, minimal 10 orang yang kontak erat dilakukan tes untuk memastikan rantai penularan yang kemungkinan terjadi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Lantaran kekurangan tim tracing, nakes yang bertugas yang ada pun harus bekerja ekstra.

"Staf puskemas kami, paginya melakukan rapid tes antigen, setelah itu sorenya tambah lagi kerjanya untuk melakukan tracing apabila ada temuan kasus," katanya.

Pihaknya pun berupaya melakukan langkah-langkah koodinasi dengan TNI-Polri dalam membantu tim di lapangan guna melakukan tracing. Termasuk, lanjutnya, melakukan pengangkutan orang terkonfirmasi poitif Covid-19 ke tempat isolasi terpusat.

“Kami minta bantuan kepada TNI-Polri untuk membantu kami melakukan tracing dan pengangkutan ke isolasi terpusat. Terutama polisi-polisi yang baru tamat itu. Namun jumlahnya kami belum tahu jelas, karena tergantung penugasan dari atasannya juga,” ucapnya.

Baca Juga:CDC: Varian Delta Menular Semudah Cacar, Orang Divaksin Masih Bisa Kena Covid-19

Lebih lanjut, I Putu Eka Permana mengatakan dari hasil tracing bila menemukan kasus terkonfirmasi positif, pihaknya lalu melakukan pendekatan-pendekatan agar yang bersangkutan mau menjalani isolasi terpusat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini