Nekat Lawan Aksi Begal, Jari-jari Pedagang Tempe Tertebas Parang

Lelaki asal Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) itu kehilangan uang Rp 100.000 dan sebungkus plastik berisi tempe yang niatnya akan dijual ke pasar.

Dythia Novianty
Kamis, 17 Juni 2021 | 12:17 WIB
Nekat Lawan Aksi Begal, Jari-jari Pedagang Tempe Tertebas Parang
ILUSTRASI Tawuran (Suara.com/Irfan)

SuaraBali.id - Aksi nekat pedagang tempe bernama Saepudin (37) melawan pelaku begal, terpaksa membuat jari-jarinya luka tertebas parang pelaku.

Lelaki asal Lombok Barat Nusa Tenggara Barat (NTB) itu kehilangan uang Rp 100.000 dan sebungkus plastik berisi tempe yang niatnya akan dijual ke pasar.

Beberapa jam kemudian, Tim Opsnal Reskrim Polsek Mengwi berhasil menangkap pelakunya, Kadek Arianta alias Dek Nanta (38).

Pelaku pernah ditangkap Polsek Kota Tabanan dalam kasus curanmor pada 2015 dan divonis satu Tahun penjara di Lapas Tabanan.

Baca Juga:2 Pria yang Diamuk Massa di Dekat McD Salemba Bukan Begal, Tapi Diduga Pelaku Hipnotis

Peristiwa yang dialami Saepudin terjadi di perempatan Cemagi tepatnya di depan cuci mobil Ananta di Jalan Bypass Munggu Badung, Selasa (15/6/2021), sekitar pukul 05.00 WITA.

Pagi itu, pedagang tempe yang tinggal di Jalan Antasura Denpasar itu berangkat mengendarai motor hendak berjualan di Pasar Pandak, Mengwi.

"Saat melintas di TKP korban dicegat begal dan ditodong parang," ujar Kapolsek Nyoman Darsana, dilansir laman BeritaBali, Kamis (17/6/2021).

Tidak rela dirampok, korban melawan. Ia menangkis dengan tangan kirinya.

Nahas, jemari kirinya terluka akibat ditebas parang milik begal. Pelaku yang gelap mata ini kembali mengancam dan meminta korban menyerahkan barang berharga.

Sehingga korban ketakutan dan menyerahkan uang Rp 100.000, dan satu kresek tempe ke pelaku.

Baca Juga:Gagal Beraksi, Dua Begal di Salemba Babak Belur Diamuk Massa

Dalam keadaan tangan berdarah-darah, korban melaporkan kejadiannya ke Polsek Mengwi, Badung.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak