![Wali Kota Medan Bobby Nasution mengikuti rapat evaluasi aturan pelaksanaan PPKM mikro, Rabu (21/4/2021). [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/21/97859-bobby-nasution.jpg)
“Sebelum dia jadi Walikota Medan, zona orange Kota Medan sedang menuju ke zona hijau, tetapi itu digagalkan Bobby dengan Kerumunan masa Kampanye Walikota Medan dan Kerumunan di Kesawan setiap malam tanpa Prokes,” tulis Romo.
Lalu Bobby gantian menyerang Romo Syafii dengan mengungkapkan kepana Romo reaktif dengan langkah pencopotan tersebut.
“Saya tau pak KADIS KESEHATAN yg saya BERHENTIKAN merupakan BESAN dari bapak ROMO, tapi ini sudah ada dasarnya dari INSPEKTORAT KOTA MEDAN,” tulis Bobby.
![Wali Kota Medan Bobby Nasution saat mengelar buka bersama di rumah Tjong A Fie Medan [Ist]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/04/17/16876-wali-kota-medan-bobby-nasution-saat-mengelar-buka-bersama-di-rumah-tjong-a-fie-medan-ist.jpg)
Bobby membela diri, pencopotan kepala dinas kesehatan itu merupakan upayanya sebagai kepala daerah dalam menekan angka penyebaran Covid-19.
Baca Juga:Pandemi Covid-19 Bikin Insomnia Tenaga Kesehatan Meningkat
Kadis Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi dicopot dari jabatannya terkait dengan penangangan Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Wali Kota Medan Bobby Nasution usai melakukan sidak, Jumat pekan lalu. Bobby mengatakan, pandemi Covid-19 masih menjadi persoalan utama yang harus diselesaikan dengan cepat dan tepat di Medan.
Oleh sebab itu, Bobby mengaku, pemberhentian Kadinkes Medan ini untuk percepatan ritme penanganan Covid-19.