Anak tertua korban, I Wayan Karja mengatakan sumur biasanya sudah ditutup. Namun saat kejadian, posisinya agak miring.
"Tumben ibu saya ke sumur, biasanya kalau pakai air cukup air keran," ujarnya.
Terkait dugaan ada unsur kesengajaan, Wayan Karja mengaku selama ini keluarga baik-baik saja.
"Sebelum kejadian tidak ada masalah, tidak pernah cekcok. Tumben ke sumur, biasanya ada air keran," ujarnya lagi.
Baca Juga:Tak Kunjung Pulang, Warga Megamendung Bogor Ditemukan Tewas Dalam Sumur