alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kabar Duka: Panglima TNI Menyatakan Seluruh Patriot KRI Nanggala-402 Gugur

RR Ukirsari Manggalani | Muhammad Yasir Minggu, 25 April 2021 | 18:31 WIB

Kabar Duka: Panglima TNI Menyatakan Seluruh Patriot KRI Nanggala-402 Gugur
Anggota TNI AL melakukan penghormatan ketika kapal selam KRI Nanggala-402 tiba di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya, Jatim, Senin (6/2/2012). Kapal selam tersebut kembali bergabung dengan TNI AL usai menjalani perbaikan menyeluruh di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Okpo, Korea Selatan. [Antara/M Risyal Hidayat]

Berdasarkan bukti otentik, Panglima TNI menyatakan seluruh personel yang bertugas gugur di perairan Bali.

SuaraBali.id - "Dengan kesedihan yang mendalam, selaku Panglima TNI saya nyatakan bahwa 53 personel on board KRI Nanggala-402 telah gugur," ucap Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto hari ini, Minggu (25/4/2021).

Ia menyatakan bahwa seluruh patriot yang berada dalam kapal selam KRI Nanggala-402 meninggal dunia. Kepastian itu disampaikan berdasar bukti-bukti otentik yang tertangkap oleh kamera dalam air.

"Berdasarkan bukti-bukti otentik itu, dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," ungkapnya dalam jumpa pers.

Bersamaan dengan pernyataan itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa duka cita mendalam. Ia mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk sama-sama mendoakan bagi para patriot yang gugur.

Baca Juga: Menyelam Kedua Kali Bersama Nanggala-402, Gunadi Bertugas Jadi Juru Kemudi

Sejumlah prajurit TNI AL berada di KRI Raden Eddy Martadinata-331 ketika sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/4/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Sejumlah prajurit TNI AL berada di KRI Raden Eddy Martadinata-331 ketika sandar di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/4/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebelumnya menyampaikan bahwa KRI Nanggala-402 subsunk atau tenggelam. Pernyataan itu disampaikan pada Sabtu (24/4/2021).

Operasi Search and Rescue (SAR) di perairan Bali telah dilakukan semaksimal mungkin sejak Rabu (21/4/2021).

Selamat jalan para patriot samudra. Terima kasih telah menjaga seluruh lautan Kepulauan Nusantara sampai purna tugas. Salut! Wira Ananta Rudira.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait