facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Puluhan Orang Serbu Kantor Partai Demokrat di Proklamasi, Cari-cari AHY

Pebriansyah Ariefana Selasa, 16 Maret 2021 | 10:32 WIB

Puluhan Orang Serbu Kantor Partai Demokrat di Proklamasi, Cari-cari AHY
Massa mahasiswa yang melakukan aksi di depan Kantor DPP Partai Demokrat Jalan Proklamasi Menteng Jakarta Pusat membubarkan diri pada Senin (15/3/2021) malam. [Suara.com/M Yasir]

Mereka mengaku sebagai mahasiswa. Mereka mengaku tak terima nama kampus mereka dicatut partai berlambang Mercy itu.

SuaraBali.id - Puluhan orang seribu kantor DPP Partai Demokrat di Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat. Mereka mencari AHY, Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Demokrat kubu SBY.

Mereka mengaku sebagai mahasiswa. Mereka mengaku tak terima nama kampus mereka dicatut partai berlambang Mercy itu. Kejadian itu, Senin (15/3/2021) kemarin.

Dalam sebuah video yang memperlihatkan aksi puluhan mahasiswa itu mendesak masuk ke kantor pusat Partai Demokrat tersebut ditayangkan kanal Youtube Semut Rang-rang.

Hanya saja, keinginan mereka untuk masuk di kantor partai itu dihalangi kader Partai Demokrat.

Baca Juga: Andi Arief Sindir Kubu Moeldoko: Tragis, KLB Deli Serdang Gagal Daftar!

Dalam video itu, tampak seorang mahasiswa berorasi di depan pagar Kantor DPP Demokrat.

"Kami akan aksi besar-besaran di sini, karena (Partai Demokrat) mencatut nama kampus saya," teriak salah seorang mahasiswa dalam video itu.

Mahasiswa yang mewakili massa tersebut kemudian meminta agar Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) datang ke kantor DPP Demokrat.

"Kami minta AHY datang ke sini untuk menyampaikan klarifikasinya. Kalau tidak, kami akan lakukan aksi besar-besaran," teriaknya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Baca Juga: Lagi, Demokrat Kubu Moeldoko Klaim Sudah Daftarkan Hasil KLB ke Kemenkumham

Sambado mengatakan, akibat aksi puluhan mahasiswa itu jalan di sekitar Kantor DPP Partai Demokrat sempat dialihkan.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait