alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bule Rusia Diusir dari Bali Habis Bebas Penjara dari Lapas Bangli

Pebriansyah Ariefana Minggu, 21 Februari 2021 | 16:48 WIB

Bule Rusia Diusir dari Bali Habis Bebas Penjara dari Lapas Bangli
Bule Rusia diusir dari Bali (Beritabali)

Proses penjemputan terhadap napi narkoba warga negara asing asal Rusia di Lapas Kelas IIB Bangli dilakukan oleh pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Denpasar, Sabtu (20/2/2021) pagi.

SuaraBali.id - Bule Rusia diusir dari Bali setelah bebas penjara dari Lapas Bangli. Bule yang divonis 1 tahun penjara itu kini diinapkan di Rumah Detensi Imigrasi sambil menunggu deportasi ke negara asalnya.

Proses penjemputan terhadap napi narkoba warga negara asing asal Rusia di Lapas Kelas IIB Bangli dilakukan oleh pihak Imigrasi Kelas 1 TPI Denpasar, Sabtu (20/2/2021) pagi.

Penjemputan terhadap napi Arseniy Trofimov dilakukan seksi intelejen dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Sabtu (20/2/2021).
Pria kelahiran 26 Juni 1997 itu dikawal ketat dari mulai penjemputan di Lapas Kelas IIB Bangli hingga ke Kantor Imigrasi TPI Denpasar.

Si pemilik paspor 718xxxx itu merupakan warga negara asing berkebangsaan Rusia ini sebelumnya telah menjalani masa tahanan selama 1 tahun di Lapas Kelas IIB Bangli.

Baca Juga: Kisah Tanaman Porang Jadi Harapan Hidup Petani Jembrana Bali

Hal itu berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Denpasar Nomor 423/Pid.Sus/2020/PNDps.

Arseniy diputus bersalah melanggar Pasal 127 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009. Berdasarkan Surat Keterangan Bebas Nomor : W20.EB- PK.01.01.02-288 tanggal 20 Februari 2021.

"Arseniy asal Rusia dinyatakan bebas resmi tanggal 20 Februari 2021 dan kemudian diserahkan dari Rutan Negara Kelas II B Bangli ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar," ujar Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali I Putu Surya Darma, Minggu (21/2/2021).

Setelah bebas dari Lapas Bangli, kata Surya Darma, Arseniy langsung digiring ke Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar untuk dilakukan tindakan pendetensian guna menunggu proses pendeportasian ke negara asalnya.

"Deportasi akan dilakukan menunggu jadwal keberangkatan melalui Bandara Soekarno Hatta," tegas Surya.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 bagi Warga Lanjut Usia

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait