Penyintas COVID-19 Jadi Donor, Penuhi Antrean Permintaan

Para penyintas COVID-19 bisa mendonorkan plasma konvalesen dan PMI telah memiliki sertifikasi CPOB.

RR Ukirsari Manggalani | Ria Rizki Nirmala Sari
Rabu, 20 Januari 2021 | 05:46 WIB
Penyintas COVID-19 Jadi Donor, Penuhi Antrean Permintaan
Prajurit TNI AD mendonorkan plasma darahnya di Unit Tranfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Selasa (18/8/2020). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

SuaraBali.id - Sekretaris Jenderal Palang Merah Indonesia atau Sekjen PMI Sudirman Said menyebutkan bahwa saat ini terjadi antrean pencari plasma konvalesen demi kesembuhan pasien COVID-19. Untuk memenuhi permintaan, pihaknya menyebutkan bisa menerima hingga 1 ribu pendonor dalam satu bulan.

Dan pasien COVID-19 yang sembuh bisa mendonorkan plasma konvalesennya sendiri guna memenuhi permintaan.

"Sekarang ini antre, orang mencari, akhirnya sejumlah pasien menjadi donor," kata Sudirman dalam sebuah acara diskusi, Selasa (19/1/2021).

Sudirman menjelaskan kalau PMI memiliki 64 alat yang bisa melakukan donor plasma konvalesen dan tersebar di 31 unit donor darah (UDD). Bahkan 18 di antaranya sudah memiliki sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB).

Baca Juga:Pasien Covid-19 di Balikpapan Membludak, Pemkot Tambah Dua RS Rujukan

Untuk dapat memenuhi permintaan dari pihak yang membutuhkan, PMI bisa menampung hingga 1.000 pendonor per bulan. Dengan jumlah itu, ia meyakini bakal memenuhi permintaan.

"Saya sepakat dengan dua ahli, bahwa ini ikhtiar kita. Namanya ikhtiar tidak ada yang salah."

Pemerintah Canangkan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen

Wakil Presiden Ma'ruf Amin membuka secara resmi Pencanangan Gerakan Nasional Donor Plasma Konvalesen sebagai upaya percepatan penanganan COVID-19, Senin (18/1/2021). Terkait dengan donor plasma konvalesen, Ma'ruf menilai perlu adanya solidaritas yang tinggi dari masyarakat.

Donor plasma konvalesen bisa dilakukan oleh para penyintas COVID-19 untuk pasien yang bergejala berat hingga kritis. Karena itu donor ini sangat diperlukan untuk meningkatkan angka kesembuhan pasien COVID-19.

Baca Juga:Sederhana Saja Tuntutan Nakes RSUD Bengkulu ke Pemerintah

"Dalam kondisi seperti sekarang ini, solidaritas yang tinggi sangat diperlukan di masyarakat. Khoirunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain," kata Ma'ruf dalam acara Pencanangan Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kemenko PMK, Senin (18/1/2021).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak