Bikin Miris, Sampah Penuhi Bibir Pantai Kuta di Hari Pertama Tahun 2021

Sekitar 30 ton sampah diangkut.

Husna Rahmayunita
Jum'at, 01 Januari 2021 | 12:49 WIB
Bikin Miris, Sampah Penuhi Bibir Pantai Kuta di Hari Pertama Tahun 2021
Kondisi pesisir Pantai Kuta yang dipenuhi sampah kiriman di Badung, Bali, Kamis (31/12/2020). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo]

SuaraBali.id - Potret memilukan terlihat di Pantai Kuta, Bali di hari pertama Tahun Baru 2021. Pantai Kuta dipenuhi sampah.

Sampah-sampah tersebut berserakan di sepanjang bibir Pantai Kuta yang menjadi salah satu ikon Pulau Dewata.

Tak-tanggung, puluhan ton sampah diangkut dari kawasan Pantai Kuta yang mana didominasi sampah plastik.

Dalam kegiatan bersih-bersih pantai yang melibatkan personel TNI dan Polri, anggota Pramuka, dan aparat instansi pemerintah pada Jumat (1/1/2020), sekitar 30 ton sampah berhasil diangkut

Baca Juga:Rayakan Tahun Baru di Bali, Potret Gempi dan Karen Nijsen Curi Perhatian

Tiga alat berat dikerahkan untuk memudahkan pengangkutan sampah, yang selain plastik juga mencakup kayu-kayu dan bambu.

Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Made Mahaparta dalam acara bersih-bersih di Pantai Kuta mengatakan bahwa sampah yang memenuhi Pantai Kuta sebagian besar sampah plastik.

"Kita lihat di sini 70 persen adalah sampah plastik," ujar Made Mahaparta.

Kondisi pesisir Pantai Kuta yang dipenuhi sampah kiriman di Badung, Bali, Kamis (31/12/2020). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo]
Kondisi pesisir Pantai Kuta yang dipenuhi sampah kiriman di Badung, Bali, Kamis (31/12/2020). [ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo]

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Badung I Wayan Puja mengatakan bahwa penumpukan sampah di kawasan Pantai Kuta merupakan masalah tahunan.

"Sampah sudah mulai agak berkurang, terutama yang kayu-kayu besar. Kalau dulu kan ada, kalau sekarang cuma batang-batang kayu," ungkapnya

Baca Juga:Tantangan di Bali United, Alasan Brwa Nouri Enggan Tinggalkan Indonesia

"Yang banyak sekarang ini bentuknya adalah sampah plastik. Berarti ini datang dari permukiman-permukiman yang sampahnya tidak dikelola," sambungnya.

Made Mahaparta menjelaskan, sampah-sampah dari permukiman dan area lain yang terbawa aliran air sungai masuk ke kawasan Pantai Kuta, bertebaran di area pantai sepanjang sekitar 15 km saat musim penghujan.

"Tahun 2020 ini sebenarnya sudah turun. Sekarang, mengawali tahun 2021, tumbuh lagi. Mudah-mudahan berikutnya terus berkurang. Harapan kita seperti itu," tuturnya. Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini