Uang Rp 94 juta lebih yang hilang merupakan uang perusahaan yang rencana akan disetorkan korban ke tempatnya bekerja. Diduga kuat uang tersebut tercecer.
Dari pengakuan korban, anaknya Putu Suci Septiani yang membawa tas berisi uang sempat mengambil topi dari dalam tas. Diduga saat menutup tas punggung tidak rapat, sehingga uang itu tercecer.