“Saya mendorong program inovasi, adaptasi dan kolaborasi. Dan dalam rangka kolaborasi saya butuh masukan dari juara pelaku ekonomi kreatif. Saya akan pelajari masukan-masukan ini untuk nantinya menjadi bahan kita membangkitkan ekonomi,” pungkasnya.
Sandi juga mempunyai program jangka untuk membangkitkan perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Salah satunya adalah dengan memperluas dana hibah untuk para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Untuk jangka pendek ini adalah memperluas dana hibah meliputi pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif diluar hotel dan restoran. Dan mencakup banyak elemen ekonomi kreatif ,” ujarnya.
Sandi juga mengaku telah menerima permintaan dari Gubernur - Wakil Gubernur Bali agar pemerintah memfasilitasi para pelaku usaha ini dengan pinjaman lunak. Ia akan berkoordinasi terkait hal ini dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Baca Juga:Prabowo-Sandiaga Masuk Gerbong Jokowi, PKS Tetap Oposisi
“Tadi juga sudah diskusi dengan bapak Gubernur dan Wakil Gubernur dan jajaran bahwa ada permintaan untu memfasilitasi pelaku usaha sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dengan dana pinjaman lunak dengan nilai Rp 9,9 triliun yang nanti kita diskusikan dengan ibu Menteri Keuangan,” jelasnya.
Selain menggelar dialog, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga membeli produk-produk ekonomi kreatif asli Bali dalam acara ini. Sandi mengaku senang dengan kreativitas yang makin tinggi dari pelaku usaha di Bali.
Pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali yang turut hadir adalah UMKM Tenun Ikat Endik Bali, UMKM ANN&B, UMKM Satukata Leather, UMKM Khalil Bali Mambo dan jajanan khas Bali UMKM Pie Susu.