alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Turut Berduka, Subki Ditemukan Terbaring Tak Bernyawa

Dythia Novianty Rabu, 23 Desember 2020 | 11:41 WIB

Turut Berduka, Subki Ditemukan Terbaring Tak Bernyawa
Ilustrasi mayat. (Shutterstock)

Sosok mayat yang diketahui bernama Subki Alias Amaq Supandi (50).

SuaraBali.id - Sosok mayat yang diketahui bernama Subki Alias Amaq Supandi (50) warga Dusun Pengembuk Desa Kelebuh, Kecamatan Praya Tengah, ditemukan terbaring di berugak tengah sawah, di Desa Sengkerang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (21/12).

Penemuan tersebut berawal dari informasi seorang warga yang tengah bekerja di sawahnya dan menemukan korban terbaring tidak bergerak.

Kapolsek Praya Timur, Iptu Dami membenarkan adanya penemuan mayat di salah satu berugak yang berada di tengah sawah milik warga Desa Sengkerang.

“Iya, korban telah dibawa pulang ke rumah duka untuk dimakamkan,” ungkap Kapolsek Iptu Dami, dilansir laman Beritabali, Rabu (23/12/2020).

Baca Juga: Jenasah Gadis Belia Ditemukan Dalam Kardus di Belakang Rumah Warga

Kapolsek Dami menuturkan, peristiwa penemuan mayat itu berawal saat salah satu warga desa setempat sedang bekerja di sawah atau di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Pada saat ingin beristirahat, warga tersebut melihat korban yang telah berada di berugak terbaring tidur.

“Saat warga tersebut berinisiatif mengecek korban dengan memanggil warga lainnya untuk mengecek, kondisi korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Kapolsek Dami.

Setelah mengetahui korban sudah tidak bernyawa, saksi melihat HP korban. Kebetulan salah satu keluarga korban menelpon Sehingga memberitahukan kondisi korban ditemukan sudah tidak bernyawa kepada pihak keluarganya.

“Informasi dari keluarga korban pergi dari rumah sekitar pukul 13.00 Wita untuk menyabit rumput. Di sekitar TKP ditemukan karung berisi rumput milik korban,” ungkap Kapolsek lagi.

Polisi langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Penyebab korban meninggal dunia karena diduga serangan jantung. Sehingga pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.

Baca Juga: Mayat Dalam Kardus di Tanah Kosong, Maria Diperkosa Ayah Tiri Sebelum Tewas

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait