Sementara itu saksi lainnya, yakni I Gusti Putu Wenten (62) anggota DKP yang tinggal di Puseh Kauh Sanur mengatakan ia menemukan plastik yang berada di dekat dengan loloan air pinggir pantai matahari terbit.
Namun, saat diangkat ternyata berisi darah dan priuk warna bata. Di dalam periuk itu ternyata berisi ari-ari bayi.
Secara terpisah, Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan AKP Hadimastika Karsito Putra membenarkan penemuan orok tersebut.
Dia mengatakan orok bayi ditemukan dalam keadaan sudah rusak karena diduga terlindas mobil.
Baca Juga:Gempar! Warga Singkawang Temukan Mayat Bayi Dalam Kantong Plastik
"Kondisi orok ditemukan sudah hancur diduga dilindas truk yang lewat di lokasi," ujarnya.
Menurutnya, ari-ari orok bayi yang terbungkus plastik hitam putih itu ditemukan di sebelah timur pinggir pantai berada di dalam kendi.
"Jenazah orok sudah dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar. Masih diselidiki," ungkapnya memungkasi.