- Kelangkaan bahan bakar minyak di Bali pada Oktober 2026 menyebabkan pengemudi ojek online kehilangan pendapatan jutaan rupiah.
- Pemerintah Provinsi Bali dan Pertamina menyatakan gangguan distribusi serta lonjakan permintaan memicu antrean panjang di berbagai SPBU.
- Universitas Udayana menerapkan kuliah daring selama tiga hari akibat krisis bahan bakar yang mengganggu mobilitas warga.
Keluhan itu menggambarkan beban yang harus ditanggung masyarakat ketika akses terhadap kebutuhan dasar penunjang aktivitas ekonomi terganggu. Waktu yang semestinya digunakan untuk bekerja justru habis di antrean, sementara kebutuhan hidup tetap berjalan.
Pemerintah Provinsi Bali dan Pertamina menyebut persoalan tersebut dipicu kombinasi lonjakan permintaan dan gangguan distribusi, termasuk keterlambatan bongkar muat kapal tanker. Gubernur Bali Wayan Koster juga menyatakan stok di depo utama, yakni Sanggaran dan Manggis, masih tersedia, tetapi penyaluran menuju SPBU mengalami hambatan.
Ketika Kelangkaan BBM Mengganggu Pendidikan
Dampak krisis BBM di Bali bahkan merembet ke sektor pendidikan. Universitas Udayana menerapkan kuliah daring dan bekerja dari rumah bagi pegawai selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Oktober 2026.
Rektor Universitas Udayana I Ketut Sudarsana menjelaskan kebijakan itu diambil untuk mengurangi perjalanan rutin ke kampus selama distribusi BBM terganggu, tanpa mengesampingkan hak mahasiswa memperoleh layanan pendidikan.
Situasi ini memperlihatkan bahwa gangguan BBM tidak berhenti pada persoalan kendaraan yang kesulitan mengisi tangki. Ketika mobilitas terganggu, aktivitas perkantoran, pendidikan, transportasi, hingga distribusi barang ikut terdampak.
Bagi pekerja harian dan pelaku usaha kecil, situasi semacam ini berpotensi lebih berat karena penghasilan mereka sangat bergantung pada aktivitas yang dilakukan setiap hari. Berbeda dengan pekerjaan yang memungkinkan pengaturan ulang jadwal, waktu kerja yang hilang bagi sebagian pekerja informal sulit diganti.
Pola Berulang dari Sumatra hingga Bali
Bali bukan satu-satunya wilayah yang menghadapi persoalan serupa. Pada Juli 2026, antrean solar subsidi terjadi di sejumlah daerah Sumatra, termasuk Sumatra Selatan dan Sumatra Utara. Kondisi itu mengganggu distribusi barang dan transportasi antarkota.
Baca Juga: Akibat Susah Dapat BBM, Pemprov Bali: Pegawai WFH dan Siswa Belajar Daring
Pada September, antrean BBM juga terjadi di Makassar, Sulawesi Selatan. Sejumlah SPBU mengalami kekosongan sebelum pasokan berikutnya tiba. Pemerintah Kota Makassar bahkan menerapkan pembelajaran jarak jauh sebagai langkah sementara untuk mengurangi mobilitas masyarakat.
Rentetan kejadian tersebut memunculkan pertanyaan mendasar: jika pasokan dan cadangan BBM disebut mencukupi, mengapa masyarakat di berbagai daerah masih mengalami kesulitan memperoleh bahan bakar?
Pengamat energi dari Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa, menilai kelangkaan berulang menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam sistem penyediaan energi.
Menurut Fabby, konsumsi Pertalite meningkat sekitar 3–5 persen sejak Juli 2026. Sementara itu, distribusi BBM penugasan mengikuti kuota yang ditetapkan pemerintah melalui BPH Migas. Ketika permintaan tumbuh lebih cepat daripada kuota, kebutuhan di lapangan berisiko tidak sejalan dengan pasokan yang tersedia.
Ia juga menyoroti ketergantungan Indonesia pada impor BBM, kerentanan rantai pasok global, serta persoalan logistik yang mencakup kapal tanker dan armada distribusi.
“Kalau pemerintah ingin mengatasi soal kelangkaan ini, ya bereskan soal kuota itu dulu,” kata Fabby.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kronologi Gubernur Bali Wayan Koster Diamuk Pegawai SPBU
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Singapura Bongkar 7 Perusahaan Indonesia Terkait Karhutla, Ini Daftar Lengkapnya
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
Terkini
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
-
Investasi Migas Triliunan Rupiah Masuk Bali, Siap Mandiri Listrik dari Jawa?
-
Modal Rp16 Miliar Amblas? Polda NTB Usut Dugaan Korupsi BUMD Lombok Timur
-
Hendak Isi BBM, Antrean Pemotor di Jembrana Diseruduk Mobil Listrik
-
Penyelundupan Emas Rp13 Miliar di Bandara Lombok, Diduga Hasil Tambang Ilegal