Sekretaris Daerah Kota Mataram, Lalu Alwan Basri [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat menyebabkan sekitar 490 pemerintah daerah, termasuk Kota Mataram, mengalami tekanan keuangan.
- Sekda Kota Mataram menyatakan kemampuan fiskal tahun 2026 hanya cukup membayar gaji pegawai hingga bulan Oktober mendatang.
- Pemkot Mataram memangkas berbagai pos pengeluaran seperti perjalanan dinas serta berharap tambahan dana transfer dari pemerintah pusat.
“Pokoknya, anggaran efisiensi itu dialokasikan kembali ke program-program strategis nasional. Ini kita dibantu oleh pemerintah pusat,” jelasnya.
Menanggapi keresahan yang beredar di kalangan pegawai Pemkot Mataram terkait isu penundaan atau pemotongan gaji, Sekda mengimbau seluruh ASN untuk tetap tenang dan fokus menjalankan tugas pelayanannya.
“Jangan ragu dan jangan bimbang. Silahkan tingkatkan kinerja dan pemerintah daerah Pak Wali, Pak Wakil, dan saya yang memikirkan formulasi anggarannya,” pungkasnya.
Kontributor : Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji
-
Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus
-
Dua WN China Curi Uang Bule Australia Rp27 Juta di Penerbangan Jakarta-Denpasar
-
Karyawan Maskapai di Bandara Bali Tilap Duit Perusahaan Rp600 Juta untuk Judol
-
Pendidikkan Coding Wajib di 2027, Potensi Pengembangan AI Indonesia Dilirik Investor Polandia