- Dua perempuan terlibat perkelahian di Jalan Pantai Batu Bolong Canggu Bali pada Minggu dini hari.
- Saksi pedagang jagung bakar melerai perkelahian spontan tersebut tanpa ada korban yang mengalami luka-luka.
- Polisi menyatakan belum ada laporan resmi dan penyebab pasti perselisihan masih belum diketahui.
SuaraBali.id - Viral di media sosial yang memperlihatkan perkelahian dua perempuan di kawasan Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali.
Dalam video yang beredar, terlihat dua perempuan yang belum diketahui identitasnya terlibat adu fisik di depan sebuah lapak jagung bakar.
Sejumlah orang yang berada di sekitar lokasi menyaksikan perkelahian itu. Dalam postingan itu, menyebutkan perkelahian dipicu rebutan antrean jagung bakar.
Pejabat Sementara (Ps) Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti, mengatakan yang terlibat perkelahian itu belum diketahui identitasnya.
"Belum diketahui," kata Aiptu Ayu, saat dikonfirmasi Senin (3/8).
Peristiwa itu, terjadi di depan sebuah bar di Jalan Pantai Batu Bolong, Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Badung, dan disebutkan terjadi pada Minggu (2/8) sekitar pukul 03:00 WITA.
Namun ternyata peristiwa itu sudah terjadi dua Minggu yang lalu.
"Kejadian tersebut terjadi kurang lebih dua minggu lalu sekitar pukul 03.00 WITA," imbuhnya.
Dia juga meluruskan jika kedua perempuan yang terlibat perkelahian merupakan warga negara asing (WNA) dan Warga Negara Indonesia (WNI).
Baca Juga: Kecam Pernyataan Londo Ireng, Jurnalis Bali: Prabowo Harus Minta Maaf
Polisi juga meminta keterangan dari saksi Safarudin, seorang pedagang jagung bakar yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Menurut keterangan saksi, perkelahian tersebut terjadi secara tiba-tiba di depan dagangannya.
"Saksi menerangkan bahwa kejadian tersebut tiba-tiba terjadi di depan dagangannya dan tidak ada hubungannya dengan perebutan jagung bakar," jelasnya.
Safarudin juga mengaku tidak mengetahui identitas maupun asal-usul kedua perempuan yang terlibat perkelahian. Saat kejadian, ia hanya berusaha melerai kedua perempuan tersebut.
"Bahwa tidak mengetahui asal-usul perempuan melakukan perkelahian tersebut. Dan saat kejadian saksi hanya berusaha memisahkan perkelahian tersebut dan dari kejadian tidak ada para pihak yang mengalami luka-luka," katanya.
Ayu menyampaikan, polisi hingga kini belum menerima laporan dari WNA maupun WNI yang terlibat dalam perkelahian tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1
-
Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali
-
Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa
-
Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga
-
Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih