- Presiden ke-7 RI Joko Widodo menerima gelar kehormatan sebagai Raja Timor dari masyarakat Nusa Tenggara Timur.
- Penobatan sakral tersebut dipimpin oleh para raja se-Pulau Timor dalam karnaval budaya di Kota Kupang pada Sabtu.
- Gelar adat baru ini menambah deretan penganugerahan kehormatan adat yang diterima Joko Widodo setelah purna tugas.
SuaraBali.id - Presiden ke-7 RI, Jokowi) menerima gelar kehormatan adat dari masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT).
Jokowi dinobatkan sebagai Raja Timor dalam acara karnaval budaya yang digelar di Kelurahan Lai Lai Besi Kopan, Kota Kupang, NTT, Sabtu (1/8/2026).
Prosesi penobatan tersebut dipimpin langsung oleh para raja se-Pulau Timor sebagai bentuk penghormatan tertinggi untuk Jokowi.
Ribuan warga menghadiri penobatan sakral tersebuy. Acara juga dimeriahkan Tari Caci dan Tari Bonet dari daerah Manggarai, NTT.
Penobatan sebagai Raja Timor di NTT menambah deretan penganugerahan gelar kehormatan adat yang diterima Jokowi usai purna tugas.
Sebelumnya, Jokowi juga dianugerahi gelar adat (adok) Baginda Pemuka Bangsa oleh lima kerajaan adat Lampung di Bandar Lampung.
Dalam prosesi adat di Kedatun Keagungan Lampung tersebut, Jokowi menjalani serangkaian ritual sakral, termasuk ritual menginjak kepala kerbau.
Saat berada di depan kantor Gubernur NTT, Jokowi yang memakai jaket putih langsung disambut antusias para relawan dan warga Kupang.
Jokowi langsung dihampiri masyarakat yang ingin berswafoto dengannya.
Baca Juga: Spanyol Minta Perpanjangan Pencarian Korban KM Putri Sakinah
Warga yang hadir pun berebut meminta untuk foto bersama. Banyak juga warga berteriak Jokowi pulang kampung.
"Bapak kesayangan kita pulang kampung,” kata seorang warga Kupang.
"Bapak pulang, Bapak Jokowi pulang kampung,” teriak warga lainnya.
Tak lama kemudian Ketua Umum DPP PSI Kaesang Pangarep pun tiba.
Ia juga langsung disambut warga Kupang dan dimintai untuk foto bersama dengan warga.
Dalam kunjungan selama tiga hari di NTT, kemarin Jokowi sempat mengunjungi Pantai Oesina dan bertemu para pelaku usaha budidaya rumput laut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Kunjungan ke NTT, Momen Jokowi Dianugerahi Raja Timor dalam Karnaval Budaya
-
Jokowi Hadiri CFD Kupang, Warga Teriak: Bapak Kesayangan Pulang Kampung
-
Melihat Budidaya Kakao Jembrana, Emas Cokelat Yang Memikat Pasar Jepang Dan Eropa
-
WNA Kembali Berulah Indikasi Diskriminasi WNI di Bali, Imigrasi Diminta Bertindak Tegas
-
Alasan Polisi Tambah Pasal Pidana pada Kasus Santri Terbakar