- Pemerintah Provinsi Bali dan KKP menjajaki pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut di Selat Nusa Penida untuk kemandirian energi.
- Hasil kajian ITB menunjukkan kawasan Selat Nusa Penida memiliki potensi energi arus laut sebesar 376,8 megawatt yang sangat stabil.
- Teknologi turbin bawah laut ini akan digunakan untuk menggantikan pasokan listrik dari luar daerah demi mendukung kebutuhan energi berkelanjutan.
Menurutnya, kondisi tersebut cukup berisiko mengingat Bali merupakan destinasi wisata internasional dengan kebutuhan listrik yang terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk, industri, dan sektor pariwisata.
Karena itu, Pemprov Bali terus mempercepat pengembangan energi bersih, mulai dari pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), hingga kini menjajaki pembangunan PLTAL di Nusa Penida.
Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kartika Listriana, berharap apabila proyek PLTAL di Bali berhasil dikembangkan, model serupa dapat diterapkan di berbagai wilayah pesisir Indonesia yang memiliki karakteristik arus laut kuat.
Dengan potensi mencapai 376,8 MW, kawasan Selat Nusa Penida dinilai berpeluang menjadi salah satu pusat pengembangan energi laut terbesar di Indonesia sekaligus mempercepat terwujudnya Bali sebagai daerah yang mandiri energi berbasis sumber daya terbarukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Kolektor Australia Bongkar Keindahan dan Filosofi Kain Tradisional Lombok
-
Benturan Keras di Kepala, Pendaki Asal China Jatuh Pingsan di Rinjani
-
Mobil Isuzu Elf Angkut 18 Wisatawan Terbakar di Bali
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai