Tabung gas melon milik pengecer di Lombok, NTB [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Masyarakat di Pulau Lombok mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi sejak sebulan terakhir hingga April 2028.
- Kelangkaan stok gas melon tersebut menyebabkan lonjakan harga di tingkat pengecer mencapai kisaran Rp24 ribu hingga Rp25 ribu.
- Terhambatnya distribusi ke pengecer serta pembelian langsung oleh nelayan di pangkalan menjadi penyebab utama sulitnya memperoleh gas.
“Di tempat saya paling murah hanya Rp20 ribu. Jadi sudah lama langka ini. Banyak yang balik tidak dapat membeli di tempat saya,” katanya.
Ia berharap, kondisi gas bisa stabil kembali seperti biasanya.
“Semoga kondisi ini bisa segera normal kembali ya,” tutup Mala.
Kontributor: Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Viral Struk Pertalite Tulis Harga Rp18 Ribu, Pertamina Buka Suara
-
Ribuan Warga Lombok Timur Rayakan Tahun Baru Islam dengan Makan Bersama
-
BRI Beri Reward Emas untuk BRILink Agen yang Sukses Akuisisi Pengguna Baru BRImo
-
BRImo Hadirkan Cara Baru Berinvestasi, Transfer Dana Sekaligus Beli Emas Secara Otomatis
-
Harga Daging Sapi di Mataram Tembus Rp145 Ribu, Jagal RPH Majeluk Mogok Massal