Muhammad Yunus
Kamis, 30 April 2026 | 15:53 WIB
Tabung gas melon milik pengecer di Lombok, NTB [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Masyarakat di Pulau Lombok mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg yang terjadi sejak sebulan terakhir hingga April 2028.
  • Kelangkaan stok gas melon tersebut menyebabkan lonjakan harga di tingkat pengecer mencapai kisaran Rp24 ribu hingga Rp25 ribu.
  • Terhambatnya distribusi ke pengecer serta pembelian langsung oleh nelayan di pangkalan menjadi penyebab utama sulitnya memperoleh gas.

“Di tempat saya paling murah hanya Rp20 ribu. Jadi sudah lama langka ini. Banyak yang balik tidak dapat membeli di tempat saya,” katanya.

Ia berharap, kondisi gas bisa stabil kembali seperti biasanya.

“Semoga kondisi ini bisa segera normal kembali ya,” tutup Mala.

Kontributor: Buniamin

Load More