- Pelajar yang gagal dalam jalur SNBP 2026 dapat menempuh jalur SNBT sebagai kesempatan seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
- Materi UTBK SNBT 2026 mencakup Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi dengan berbagai subtes kemampuan kognitif serta matematika.
- Artikel ini menyajikan contoh soal Pengetahuan Kuantitatif dan penalaran pola angka sebagai persiapan menghadapi seleksi SNBT tersebut.
SuaraBali.id - Bagi pelajar yang tidak berhasil lolos Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNBP 2026, masih ada kesempatan untuk mencoba jalur SNBT.
Materi tes dalam Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) SNBT 2026 terdiri atas dua komponen, yaitu Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi.
Dalam Tes Potensi Skolastik dan Tes Literasi ini terbagi lagi menjadi beberapa jenis tes, diantaranya yakni Penalaran Umum, Pengetahuan dan Pemahaman Umum, Kemampuan Memahami Bacaan dan Menulis, Pengetahuan Kuantitatif, Literasi dalam Bahasa Indonesia, Literasi dalam Bahasa Inggris hingga Penalaran Matematika.
Berikut contoh soal Pengetahuan Kuantitatif SNBT yang pernah muncul:
1. Seorang analis melakukan evaluasi terhadap lima platform streaming film (VoD) yang banyak digunakan masyarakat. Kriteria penilaiannya meliputi harga paket berlangganan, variasi genre, dan jumlah video yang tersedia. Bobot penilaian adalah sebagai berikut:
Harga paket: 30%
Variasi genre: 35%
Jumlah video tersedia: 35%
Berikut hasil penilaiannya:
Tabel Penilaian Platform Streaming:
Nama Platform : NV
Nilai Harga Paket : 4
Nilai Variasi Genre : 3
Baca Juga: Gugup Saat UTBK SNBT 2026? Lakukan 4 Cara Ampuh Ini Agar Fokus Tetap Terjaga
Nilai Jumlah Video Tersedia : 5
Nama Platform : NW
Nilai Harga Paket : 5
Nilai Variasi Genre : 3
Nilai Jumlah Video Tersedia : 4
Nama Platform : NX
Nilai Harga Paket : 3
Nilai Variasi Genre : 5
Nilai Jumlah Video Tersedia : 4
Nama Platform : NY
Nilai Harga Paket : 4
Nilai Variasi Genre : 5
Nilai Jumlah Video Tersedia : 3
Nama Platform : NZ
Nilai Harga Paket : 5
Nilai Variasi Genre : 4
Nilai Jumlah Video Tersedia : 4
Berdasarkan data tersebut, platform streaming terbaik adalah ....
A. NV
B. NW
C. NX
D. NY
E. NZ
Jawaban:
E. NZ
Pembahasan:
Rumus nilai akhir berbobot:
Total = 0.3(Harga) + 0.35(Genre) + 0.35(Video)
NV = 0,3(4) + 0,35(3) + 0,35(5)
= 1,2 + 1,05 + 1,75
= 4,0
NW = 0,3(5) + 0,35(3) + 0,35(4)
= 1,5 + 1,05 + 1,4
= 3,95
NX = 0,3(3) + 0,35(5) + 0,35(4)
= 0,9 + 1,75 + 1,4
= 4,05
NY = 0,3(4) + 0,35(5) + 0,35(3)
= 1,2 + 1,75 + 1,05
= 4,0
NZ = 0,3(5) + 0,35(4) + 0,35(4)
= 1,5 + 1,4 + 1,4
= 4,3
2. Kandungan nutrisi buah durian ditentukan dari kadar potasium, magnesium, dan fosfor. Bobot potassium adalah 40%, bobot magnesium adalah 30%, sedangkan bobot fosfor adalah 30%. Berikut ini adalah kandungan nutrisi dari lima jenis durian di pasaran:
Tabel Kandungan Nutrisi (mg)
Jenis Durian : DB
Potasium : 900
Magnesium : 90
Fosfor : 80
Jenis Durian : DH
Potasium : 1030
Magnesium : 75
Fosfor : 90
Jenis Durian : DK
Potasium : 1000
Magnesium : 80
Fosfor : 105
Jenis Durian : DM
Potasium : 950
Magnesium : 85
Fosfor : 100
Jenis Durian : DP
Potasium : 950
Magnesium : 95
Fosfor : 95
Di antara kelima jenis durian tersebut, durian manakah yang paling bernutrisi?
A. DB
B. DH
C. DK
D. DM
E. DP
Jawaban:
E. DP
Pembahasan:
Gunakan bobot:
Potassium = 40%
Magnesium = 30%
Fosfor = 30%
Rumus:
Skor = (0,4 × Potassium) + (0,3 × Magnesium) + (0,3 × Fosfor)
Hitung masing-masing:
DB
= (0,4×900) + (0,3×90) + (0,3×80)
= 360 + 27 + 24 = 411
DH
= (0,4×1030) + (0,3×75) + (0,3×90)
= 412 + 22,5 + 27 = 461,5
DK
= (0,4×1000) + (0,3×80) + (0,3×105)
= 400 + 24 + 31,5 = 455,5
DM
= (0,4×950) + (0,3×85) + (0,3×100)
= 380 + 25,5 + 30 = 435,5
DP
= (0,4×950) + (0,3×95) + (0,3×95)
= 380 + 28,5 + 28,5 = 437
3. Jumlah peserta tes ikatan dinas setiap tahun mengalami peningkatan. Jumlah peserta laki-laki dalam lima tahun terakhir adalah 411, 450, 503, 570, dan 651. Jumlah peserta perempuan dalam lima tahun yang sama adalah 312, 341, 384, 441, dan 512. Jika tren ini berlangsung konstan maka jumlah peserta tes ikatan dinas tahun depan adalah ....
A. 745 dan 595
B. 745 dan 596
C. 745 dan 597
D. 746 dan 596
E. 746 dan 597
Jawaban:
E. 746 dan 597
Pembahasan:
Peserta Laki-laki
Data: 411, 450, 503, 570, 651
Selisih:
450 − 411 = 39
503 − 450 = 53
570 − 503 = 67
651 − 570 = 81
Selisih bertambah:
53 − 39 = 14
67 − 53 = 14
81 − 67 = 14
Pola: bertambah 14 secara konsisten
Maka selisih berikutnya: 81 + 14 = 95
Tahun ke-6 = 651 + 95 = 746
Peserta Perempuan
Data: 312, 341, 384, 441, 512
Selisih:
341 − 312 = 29
384 − 341 = 43
441 − 384 = 57
512 − 441 = 71
Selisih bertambah:
43 − 29 = 14
57 − 43 = 14
71 − 57 = 14
Pola sama: bertambah 14
Maka selisih berikutnya: 71 + 14 = 85
Tahun ke-6 = 512 + 85 = 597
4. Jumlah pendapatan seorang influencer ditentukan dari iklan, sponsor, dan hasil penjualan produk. Bobot pendapatan iklan 30%, sponsor 30%, dan hasil penjualan produk 40%. Berikut ini adalah pendapatan dari lima pembuat konten media.
Pendapatan (dalam juta rupiah)
Pembuat Konten : CK
Iklan : 500
Sponsor : 500
Penjualan Produk : 750
Pembuat Konten : CL
Iklan : 500
Sponsor : 600
Penjualan Produk : 500
Pembuat Konten : CM
Iklan : 450
Sponsor : 450
Penjualan Produk : 700
Pembuat Konten : CN
Iklan : 450
Sponsor : 500
Penjualan Produk : 750
Pembuat Konten : CO
Iklan : 400
Sponsor : 700
Penjualan Produk : 750
Di antara influencer tersebut, siapakah yang jumlah pendapatannya paling tinggi?
A. CK
B. CL
C. CM
D. CN
E. CO
Jawaban:
E. CO
Pembahasan:
Rumus total pendapatan berbobot:
Total = 0.3(Iklan) + 0.3(Sponsor) + 0.4(Penjualan)
CK= 0,3(500) + 0,3(500) + 0,4(750)
= 150 + 150 + 300
= 600
CL= 0,3(500) + 0,3(600) + 0,4(500)
= 150 + 180 + 200
= 530
CM = 0,3(450) + 0,3(450) + 0,4(700)
= 135 + 135 + 280
= 550
CN = 0,3(450) + 0,3(500) + 0,4(750)
= 135 + 150 + 300
= 585
CO = 0,3(400) + 0,3(700) + 0,4(750)
= 120 + 210 + 300
= 630
5. Tindak pidana pemalsuan yang masih kerap terjadi di Indonesia adalah pemalsuan uang dan sertifikat. Jumlah kasus uang palsu dalam lima tahun berturut-turut adalah 7, 16, 27, 36, dan 47. Jumlah kasus sertifikat palsu dalam lima tahun yang sama adalah 4, 12, 25, 33, dan 46. Jika kondisi ini berlangsung konstan maka jumlah kasus pemalsuan pada tahun ke-6 adalah ....
A. 54 dan 56
B. 54 dan 58
C. 56 dan 52
D. 56 dan 54
E. 56 dan 58
Jawaban:
D. 56 dan 54
Pembahasan:
Uang palsu Data: 7, 16, 27, 36, 47 Selisih: 16 − 7 = 9 27 − 16 = 11 36 − 27 = 9 47 − 36 = 11 Pola: 9, 11, 9, 11 (berulang) Maka berikutnya: +9 Tahun ke-6 = 47 + 9 = 56 Sertifikat palsu Data: 4, 12, 25, 33, 46 Selisih: 12 − 4 = 8 25 − 12 = 13 33 − 25 = 8 46 − 33 = 13 Pola: 8, 13, 8, 13 (berulang) Maka berikutnya: +8 Tahun ke-6 = 46 + 8 = 54
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Kolaborasi Keren BRI dan GoPay: Tarik Tunai Tanpa Kartu di ATM dan CRM
-
Tegas! Menteri LH Minta Pembuang Sampah Sembarangan Dihukum Tipiring
-
Kunci Jawaban Soal UTBK SNBT: Pengetahuan Kuantitatif
-
Gugup Saat UTBK SNBT 2026? Lakukan 4 Cara Ampuh Ini Agar Fokus Tetap Terjaga
-
Mau Punya Properti Murah? Kenali Keuntungan HGB yang Sering Disepelekan