- Pengguna jalan mengeluhkan minimnya penerangan dan kondisi jalan rusak di ruas Bypass Prof. Ida Bagus Mantra saat malam hari.
- Kondisi jalan yang gelap serta bergelombang memicu kekhawatiran dan menghambat laju kendaraan para pengguna jalan di lokasi tersebut.
- Masyarakat mendesak pemerintah setempat segera memasang lampu penerangan jalan demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jalan raya.
SuaraBali.id - Keadaan jalan Bypass Prof. Ida Bagus Mantra yang minim Lampu Penerangan Jalan (LPJ) kembali menjadi sorotan.
Belakangan ini, seorang warganet yang melewati ruas jalan tersebut mengeluhkan keadaan jalan gelap gulita.
Dalam akun Instagram @sitihajarhumairoh, Perempuan ini mengeluhkan jalanan yang ia lewati setiap hari setelah pulang bekerja.
Perempuan bernama Siti ini merasa pandangannya tidak terbantu dengan lampu dijalanan, karena sangat minim.
“Kenapa ya di jalan ini ndak ada penerangan ini ya, ndak dikasih lampu-lampu kayak yang dikota itu bagus lampu – lampunya ya,” ujarnya dalam video.
Tak hanya minim penerangan, Siti juga mengeluhkan keadaan jalan raya yang tidak mulus, sehingga ia selalu was – was ketika melewatinya. Bahkan, Siti hanya berani melajukan kendaraannya di kecepatan 20 – 30 km/jam.
“Ini jalan menjedat – menjedat ni, ndak kelihatan dari jauh, ndak berani ngebut jadinya,” ungkapnya.
“Masak 20, 30 jalan dijalanan kayak gini,” sambungnya.
Dalam video yang diunggahnya itu, Siti berharap bahwa pemerintah setempat melihat dan mendengar keluhannya dengan segera memasang lampu di sepanjang jalan sebagai penerangan.
Baca Juga: Pemkab Lombok Tengah Minta Warga Jaga PJU di Bypass Mandalika Agar Tak Dicuri Lagi
“Coba ya tolong pemerintahnya ini ya, dikasih lampu – lampu ini,” ujarnya.
“Ini kasihan ini kalau orang – orang kayak saya ini nyari rejeki sampai malam gini, gelap, jalan mejedat – mejedat gini kan ganggu. Tolong ya dikasih lampu, gelap banget ini,” tambahnya.
Video yang diunggah Siti tersebut sontak mengundang beragam komentar dari warganet.
“Jaman sudah modern.... banyak pilihan Lampu hemat energy misalnya pakai yang panel surya kek gtu...jika PLN gak mau fasilitasi.,” komentar @lare_wadung.
“pernah hampir menabrak tni lagi nyebrang,untung lagi pelan.,” sahut @tjok_lim.
“aku kalo pulang ke rumah yang di Lombok subuh2 agak jejeh wkwkwkw karna masih gelap dan jalanannya banyak yang bolong. awal2 ngeri sedep, tapi lama2 terbiasa dan pinter kapan harus pake lampu sorot di jalanan situ. harusnya ada lampu jalan sih, bahaya juga buat yang baru pertama kali bawa motor dan lewat bypass, dan ga aman juga karna pasti yang ditakuti selain kecelakaan ya seperti begal, dll.,” tulis @dekguswhisper.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup
-
DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan
-
Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali
-
Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun