- Ratusan penumpang di Terminal Mengwi, Selasa (17/3/2026), cemas menunggu bus karena macet 30 km menuju Pelabuhan Gilimanuk.
- Keterlambatan bus berdampak pada 3.923 penumpang dari 123 armada yang mengalami penundaan keberangkatan.
- Terminal menunda keberangkatan bus menjadi setelah pukul 12.00 untuk mengurangi penumpukan kendaraan di jalur Gilimanuk.
SuaraBali.id - Ratusan orang pemudik nampak harap-harap cemas menunggu kepastian di Terminal Mengwi, Selasa (17/3/2026).
Sebagian ada yang memilih untuk beristirahat, sementara yang lain setia menunggu di pinggir koridor sambil bercengkrama.
Di dalam terminal, anak-anak mencoba melepas lelahnya rasa menunggu dengan bermain satu sama lain.
Tapi hanya ada satu harapan di benak mereka, agar bus yang mereka nantikan tiba dan mereka bisa mudik ke kampung halamannya dengan tenang.
Ribuan penumpang di Terminal Mengwi harus bertarung dengan ketidakpastian jadwal keberangkatan mereka.
Hal tersebut lantaran kondisi macet parah yang mengarah ke Pelabuhan Gilimanuk. Macet sepanjang 30 kilometer itu tidak hanya membuat pemudik menunggu, namun penumpang bus juga mengalami keterlambatan.
Liana (42) menjadi salah satu pemudik yang merasakan lamanya menunggu datangnya bus yang akan mengantarkan dia dan suaminya ke Jawa Timur, kampung halamannya.
Dia dijadwalkan untuk berangkat pada Senin (16/3/2026) kemarin, namun Perusahaan Otobus (PO) yang dipilihnya menginformasikan jika keberangkatannya ditunda keesokan hari.
“Kemarin dapat kabar via telepon, dibilang diundur karena bus yang dari Jawa tidak bisa masuk ke Bali,” kata dia saat ditemui pada Selasa (17/3/2026) siang.
Baca Juga: Laporan Terkini Kemacetan Horor Arus Mudik di Gilimanuk
Pada Selasa pagi dia kembali ke terminal. Namun, hingga pukul 12 siang dia belum juga melihat bus yang ditunggunya tiba.
Kekhawatiran Liana bukan hanya soal kemacetan di Gilimanuk, namun juga khawatir karena penyeberangan akan ditutup selama 25 jam selama Hari Raya Nyepi, Kamis (19/3/2026).
Kemacetan horor di Gilimanuk bisa memakan waktu berjam-jam untuk mencapai pelabuhan. Sehingga, dengan waktu yang tersisa, kekhawatiran Liana nampak wajar.
Terlebih, dia bisa melewatkan momen untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besar dan anaknya juga.
“Harapannya semoga bisa mudik sebelum Hari Raya Nyepi, karena besok pelabuhan kan sudah ditutup,” ucapnya.
“Khawatir, pasti sedih karena di perantauan pengen mudik, ketemu orang tua, keluarga, anak,” imbuh Liana.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Fundamental Kokoh, Saham BBRI Tetap Jadi Pilihan Utama Investor
-
Calon Haji Asal Mataram Ditolak Masuk Arab Saudi, Ternyata Ini Penyebabnya!
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan LPG 3 Kg di Lombok Barat Aman Mencukupi dan Sesuai HET
-
Warga Lombok Menjerit: Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Harga Melonjak
-
Jarak Tempuh Terlalu Jauh, ASN Menyerah Gunakan Sepeda ke Kantor