Muhammad Yunus
Selasa, 17 Maret 2026 | 10:02 WIB
Anak muda saat ikut tradisi maleman di Lombok Barat [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
  • Tradisi "maleman" atau bakar lampu jojor dilaksanakan masyarakat Lombok pada malam-malam ganjil Ramadan untuk menyambut Lailatul Qadar.
  • Lampu jojor terbuat dari bahan seperti kemiri, kacang, kapas, dan kadang oli, lalu ditancapkan di rumah atau beras zakat fitrah.
  • Di Desa Sembung, Lombok Barat, tradisi ini khusus dirayakan pada malam ke-27 Ramadan bersamaan dengan peringatan Nuzulul Qur'an.

Bahkan sejarah tradisi ini harus diceritakan kepada anak muda. Sehingga bisa mengetahui asal usul dari tradisi-tradisi yang dilestarikan oleh para orang tua.

“Ini tradisi jaman dulu jadi harus tetap dijaga. Anak-anak harus tetap terlibat. Jadi mereka bisa mengenal tradisi-tradisi baik,” katanya.

Kontributor : Buniamin

Load More