Anak muda saat ikut tradisi maleman di Lombok Barat [Suarabali.id/Buniamin]
Baca 10 detik
- Tradisi "maleman" atau bakar lampu jojor dilaksanakan masyarakat Lombok pada malam-malam ganjil Ramadan untuk menyambut Lailatul Qadar.
- Lampu jojor terbuat dari bahan seperti kemiri, kacang, kapas, dan kadang oli, lalu ditancapkan di rumah atau beras zakat fitrah.
- Di Desa Sembung, Lombok Barat, tradisi ini khusus dirayakan pada malam ke-27 Ramadan bersamaan dengan peringatan Nuzulul Qur'an.
Bahkan sejarah tradisi ini harus diceritakan kepada anak muda. Sehingga bisa mengetahui asal usul dari tradisi-tradisi yang dilestarikan oleh para orang tua.
“Ini tradisi jaman dulu jadi harus tetap dijaga. Anak-anak harus tetap terlibat. Jadi mereka bisa mengenal tradisi-tradisi baik,” katanya.
Kontributor : Buniamin
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1
-
Eks Kakanwil BPN Bali Resmi Ditahan Polda Bali
-
Renggut 3 Nyawa! WNA China Ditemukan di Tambang Ilegal Sumbawa
-
Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga