- Tradisi Ogoh-ogoh Bali berasal dari kata "ogah-ogah" yang melambangkan Bhuta Kala atau energi negatif alam semesta.
- Kemunculan tradisi ini sekitar akhir 1970-an hingga awal 1980-an, berevolusi dari pererai sederhana menjadi patung raksasa modern.
- Pengarakan dan pembakaran Ogoh-ogoh melambangkan penetralisiran energi negatif sebelum umat Hindu menyambut Hari Raya Nyepi.
Dalam perencanaan ini dilakukan untuk Menyusun ide berupa sketsa ogoh – ogoh.
Para pemuda akan mendiskusikan tema yang diangkat beserta bentuk ogoh – ogohnya.
Mereka akan terlebih dahulu membuat sketsa detail seperti ekspresi wajah dan atribut yang akan dipasang.
2. Membuat Rangka
Setelah tema dan sketsa ogoh – ogoh sudah ada, para pemuda akan mulai membuat rangka sebagai fondasi.
Rangka tersebut harus kuat dan seimbang agar ogoh - ogoh tidak mudah roboh.
3. Membentuk Badan
Setelah membuat rangka, mulai dengan mengisi rangka seperti dengan bahan Styrofoam atau kertas.
Tahapan ini menjadi paling krusial, karena membentuk detail – detail otot, kuku, ekspresi wajah hingga ornamen pakaian.
Baca Juga: Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
4. Pengecatan
Ogoh – ogoh akan diberi warna sesuai dengan tema dan karakter ogoh – ogoh. Biasanya, akan dicat dengan cat poster, akrilik, atau cat minyak.
Warna – warna yang digunakan biasanya warna mencolok dan berani untuk menunjukkan Kesan seram.
5. Finishing
Pada tahap finishing ini, ogoh – ogoh akan diberi sentuhan seperti hiasan mahkota, taring maupun rambut.
Dalam kreasi ogoh – ogoh modern akan diberi hiasan efek lampu atau gerakan mekanik tertentu. Hal ini untuk menambah dramatisasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BRImo Hadirkan Cara Baru Berinvestasi, Transfer Dana Sekaligus Beli Emas Secara Otomatis
-
Harga Daging Sapi di Mataram Tembus Rp145 Ribu, Jagal RPH Majeluk Mogok Massal
-
Warga Bali Ramai-Ramai Serahkan Monyet Ekor Panjang ke BKSDA
-
BRI Hadirkan Reksa Dana USD Batavia, Investasi Global Kini Bisa Lewat BRImo
-
Wisatawan Austria di Balik Megahnya Pawai Pembukaan PKB 2026: 'Saya Tidak Peduli Panas!'