- Bab II Kurikulum Merdeka Kelas VII mempelajari gaya bahasa puisi dan cerita fantasi, termasuk bacaan "Bola-Bola Waktu".
- Cerita "Bola-Bola Waktu" mengisahkan Ivan, anak penjual kue, yang awalnya malu diejek teman sekolahnya.
- Ivan menyesal ingin berhenti membantu ibu dan akhirnya memilih kembali berjualan kue karena merindukan keluarganya.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII Kurikulum Merdeka Bab II bertemakan “Berkelana di Dunia Imajinasi”.
Melansir dari buku Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas VII (2023) karya Eugenia Rakhma Subarna, Sofie Dewayani, dan Cicilia Erni Setyowati, dalam Bab tersebut mempelajari elemen dan gaya Bahasa dalam puisi dan cerita fantasi.
Pada halaman 53 terdapat sebuah bacaan yang berjudul “Bola-Bola Waktu”. Kemudian di halaman 57 siswa diberi pertanyaan yang sesuai dengan bacaan tersebut.
Berikut kunci jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 57.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 57
Bola-Bola Waktu menceritakan tentang seorang anak laki-laki bernama Ivan yang memiliki ibu hebat, dengan profesi sebagai penjual kue basah.
Aktivitas Ivan setiap hari membantu sang ibu berjualan kue basah seringkali dijadikan bahan ejekan oleh teman sekolahnya.
Hal ini sempat membuat Ivan kesal dan putus asa. Ia bahkan sempat menyerah dan tidak mau membantu ibunya berjualan kue basah lagi.
Namun, melihat kerutan di wajah ibunya yang makin menjadi, Ivan dengan kesadaran penuh berubah dan semakin rajin membantu sang ibu.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas IV Halaman 97: "Where are They Doing in Break Time?"
Tanpa rasa malu lagi, Ivan justru bangga memiliki sosok ibu yang pandai membuat kue basah, karena terkenal rasanya enak.
Setelah membaca cerita “Bola-Bola Waktu”, jawablah pertanyaan di bawah ini!
1. Siapakah nama tokoh cerita “Bola-Bola Waktu”?
Jawaban: Nama tokoh dalam cerita Bola-Bola Waktu adalah Ivan.
2. Apa yang diinginkannya di awal cerita?
Jawaban: Ivan sempat ingin berhenti untuk membantu sang ibu berjualan kue basah. Karena ia cukup malu diejek teman-temannya di sekolah dan mendengar julukan “tukang kue”.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Pelaku Kekerasan Seksual Punya Medsos Gay, Santri Kurang Perhatian Orang Tua Jadi Korban
-
Tiga Warga Lombok Jadi Korban Eksploitasi Seksual WNA
-
Tiga Kasus Kekerasan Seksual Libatkan Oknum Polisi di NTB, Pengamat Hukum Ungkap Modus
-
Lagi! TNI Dilibatkan Dalam Proyek Olah Timbunan Sampah Jadi BBM
-
Canggu Macet Parah, Wagub Bali Usul Taksi Laut dari Bandara