- Materi SMK Kelas X membahas bahan makanan hewani meliputi jenis, gizi, potongan, serta prosedur penyimpanannya secara rinci.
- Kefir merupakan produk olahan susu, sementara daging sapi flank memiliki tekstur yang cenderung liat karena lokasi ototnya.
- Daging berkualitas baik harus memiliki warna cerah, aroma khas, tekstur kenyal, serta tidak berlendir saat dipilih.
SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Dasar-Dasar Kuliner untuk SMK/MAK Kelas X Semester 2 Bab 3 bertemakan “Bahan Makanan Hewani”.
Melansir dari buku Dasar-Dasar Kuliner untuk SMK/MAK Kelas X (2022) karya Nurul Hasbiana dan Nurul Khasanah Wahyuningtyas, dalam Bab tersebut siswa belajar tentang bahan makanan hewani termasuk jenis, karakteristik, kandungan gizi, potongan bahan dan prosedur penyimpanannya.
Di halaman 108 terdapat soal Uji Kompetensi berupa Uraian. Berikut kunci jawaban Dasar-Dasar Kuliner Kelas X Halaman 108.
Kunci Jawaban Dasar-Dasar Kuliner Kelas X Halaman 108
Uji Kompetensi
1. Soal Benar-Salah
Petunjuk: Sesuai pernyataan yang diberikan, tuliskan ”B” jika pernyataan kalian anggap benar dan ”S” jika pernyataan kalian anggap salah. Tuliskan jawaban kalian pada kolom yang disediakan. Berikan alasan kalian memilih Benar/Salah. Kerjakan di buku tugas kalian.
(1) Kefir merupakan produk olahan dari minyak.
(2) Karbohidrat banyak terkandung pada bahan makanan hewani.
Baca Juga: Kunci Jawaban Matematika Kelas VIII Uji Kompetensi Bab 3 Halaman 133
(3) Potongan flank pada daging sapi memiliki ciri dagingnya liat.
(4) Bagian dada ayam tanpa tulang yang dipotong tipis-tipis disebut filet ayam.
(5) Suhu penyimpanannya untuk daging, ungags dan ikan yang disimpan dalam jangka waktu lama adalah 18 derajat celcius.
Jawaban:
(1) SALAH, Kefir merupakan makanan yang terbuat dari susu.
(2) SALAH, Bahan makanan hewani hanya sedikit sekali mengandung karbohidrat.
(3) BENAR, Terletak di bagian perut sapi dengan serabut-serabut otot yang menyebabkan daging ini liat.
(4) BENAR, Filet dibuat dari daging tanpa tulang.
(5) SALAH, Suhu beku seharusnya di bawah -18 derajat celcius.
2. Soal Uraian
Petunjuk: Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Bagaimana cara memilih daging yang berkualitas baik?
Jawaban:
Cara memilih daging yang berkualitas baik:
(1) Warna sesuai dengan jenis daging dan cerah mengkilap.
(2) Aroma khas daging segar.
(3) Tekstur daging kenyal dan padat, jika ditekan akan mudah kembali ke bentuk awal.
(4) Tidak berlendir, tidak lengket di tangan, dan tidak mengeluarkan cairan terus menerus.
2. Jika membutuhkan bahan makanan hewani yang tinggi protein dan rendah lemak, jenis bahan makanan hewani apa yang kalian sarankan? Mengapa?
Jawaban:
Jenis Bahan makanan hewani yang tinggi protein dan rendah lemak:
(1) Daging sapi bagian tenderloin atau round karena relatif tidak mengandung banyak lemak.
(2) Putih telur karena mengandung protein. Lemak telur berada pada bagian kuningnya.
(3) Susu skim karena lemaknya sudah dihilangkan, atau susu rendah lemak karena lemak susunya sudah dikurangi dalam jumlah banyak.
3. Jelaskan perbedaan potongan bahan makanan hewani berikut.
a. Beef sirloin dengan beef tenderloin.
b. Fish goujon dengan goujonette.
Jawaban:
Perbedaan potongan bahan makanan hewani sebagai berikut:
a. Perbedaan sirloin dan tenderloin terletak pada tubuh sapi sehingga teksturnya menjadi berbeda. Sirloin berada di bagian bawah tulang rusuk sampai bagian luar tulang rusuk dan mengelilingi tenderloin. Daging ini relatif lebih liat dibandingkan dengan tenderloin. Tenderloin berbentuk memanjang dengan tekstur yang empuk.
b. Fish goujon dengan goujonette berbeda pada ukurannya. Goujonette lebih kecil dibandingkan goujon.
4. Sebutkan dua masakan yang menggunakan potongan brisket!
Jawaban:
Masakan yang menggunakan potongan brisket antara lain semur daging, sayur asem, sup, rawon, soto daging, stewed beef dan beef stroganoff.
5. Ana menyimpan daging dalam ukuran besar dan banyak dalam keadaan beku, kemudian dicairkan semua dan diambil setengahnya. Sisa daging yang lain dimasukkan kembali ke freezer. Apakah cara Ana tersebut baik untuk dilakukan? Mengapa?
Jawaban:
Tindakan tersebut tidak baik karena ketika mencairkan daging, sari daging akan ikut keluar sehingga daging yang dibekukan kembali akan memiliki rasa lebih hambar, tekstur lebih kering, kemungkinan terkontaminasi bakteri juga menjadi lebih tinggi.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup
-
DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan
-
Rekor Baru! 4 Bulan Tanpa Hujan, Wilayah Ini Jadi Paling Kering di Bali
-
Kakek 57 Tahun di Sumbawa Dicokok Polisi Usai Dilaporkan Cabuli Bocah 5 Tahun