Muhammad Yunus
Rabu, 21 Januari 2026 | 09:40 WIB
Konferensi pers penangkapan buronan Interpol di Mapolda Bali, Selasa (20/1/2026) malam [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]
Baca 10 detik
  • Buronan Rumania, Costinel-Cosmin Zuleam, dipulangkan dari Bali ke Rumania pada Selasa (20/1/2026) malam.
  • Zuleam ditangkap di Denpasar atas kasus pembunuhan sadis pengusaha di Sibiu, Rumania, November 2023.
  • Pelaku bersama komplotan menyiksa korban demi kripto dan mencuri jam tangan mewah, menjadi buronan Eropa.

SuaraBali.id - Buronan kasus pembunuhan sadis di Rumania, Costinel-Cosmin Zuleam (33) dipulangkan kembali ke Rumania dari Bali pada Selasa (20/1/2026) malam.

Sebelumnya, dia ditangkap di sebuah rumah yang ada di Denpasar, Kamis (15/1/2026) lalu.

Penangkapan Zuleam dilakukan atas perbuatannya pada Nopember 2023 lalu di Kota Sibiu, Rumania.

Dia bersama dua orang lainnya menyusup ke rumah seorang pengusaha lokal. Dia menyiksa korban untuk meminta akun kriptonya hingga korban tewas.

Selain itu, dia juga mengancam anak perempuan korban dengan senjata api.

Pasca perampokan itu, dia dan komplotannya mencuri jam tangan mewah senilai 200 ribu Euro.

Karena penyiksaan seperti itu jarang terjadi di Eropa, maka Zuleam dan dua rekannya adalah buronan paling dicari di Eropa.

“Kalau most wanted-nya karena kejahatan dengan bentuk kekerasan yang sadis. Sepemahaman kita di Eropa itu tidak terlalu banyak terjadi,” tutur Kabagjatranin SET NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Kombes Pol Ricky Purnama dalam konferensi pers di Mapolda Bali, Selasa (20/1/2026) malam.

Kedua rekan Zuleam diketahui sudah ditangkap di Irlandia dan Skotlandia. Mereka adalah Laurentiu Ghita dan Marian Cristian Minae.

Baca Juga: Kepala Kantor BPN Bali Lawan Penetapan Tersangka Lewat Praperadilan

Pengadilan Rumania sudah menjatuhkan hukuman seumur hidup bagi kedua pelaku tersebut.

Ricky tidak mengetahui persis keterlibatan Zuleam dalam jaringan kriminal lain di Eropa.

Dia hanya mengungkap jika sejak dideteksi berada di Bali, Kepolisian Rumania aktif memberikan data intelijen dan rutin berkomunikasi dengan Interpol Jakarta untuk mencari keberadaan Zuleam.

Pria itu disebut sudah berada di Bali sejak tahun 2023 lalu. Kedatangannya disebut dari Chengdu, Tiongkok.

Selama di Bali, dia tinggal berpindah-pindah agar tidak diketahui keberadaannya.

Zuleam akan diterbangkan ke Bucharest, Rumania, melalui jalur transit di Timur Tengah.

Load More