- Kebiasaan balas dendam makan saat berbuka puasa dapat menyebabkan kenaikan berat badan, berlawanan dengan harapan awal puasa.
- Untuk menjaga berat badan, penting mencukupi kebutuhan air putih harian dan memilih menu sahur sehat kaya serat.
- Saat berbuka, disarankan mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu dan membagi porsi makan agar tidak berlebihan.
SuaraBali.id - Berpuasa, menjadi salah satu alasan bagi banyak orang untuk balas dendam ketika waktu berbuka tiba.
Setelah seharian penuh menahan tidak makan dan tidak minum, maka saat bedug Magrib tiba. Mereka akan menyantap semua makanan yang tersedia di meja makan.
Perut yang terasa lapar, seolah – olah harus terisi penuh agar kembali bertenaga.
Belum lagi selepas shalat Isya’ dan tarawih, mulut tidak berhenti mengunyah karena keinginan ngemil terus muncul.
Tanpa sadar, kebiasaan yang terjadi selama satu bulan tersebut akan mengubah angka timbangan anda.
Dimana secara logika, puasa akan membuat tubuh menjadi kurus, namun ini sebaliknya, justru menambah berat badan dengan sukarela.
Hal ini kerap dikhawatirkan orang – orang yang sudah sukses diet, namun badannya kembali mengembang saat Hari Raya tiba.
Dan yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana tetap menjaga berat badan dengan baik selama bulan puasa? Berikut tipsnya!
1. Cukupi Kebutuhan Air Putih
Baca Juga: Pukul Sapu, Tradisi Unik Sambut Ramadan di Maluku
PR terbesar saat berpuasa adalah mencukupi kebutuhan air putih. dalam satu hari, anda harus minum sekitar 8 – 10 gelas.
Maka dari itu, anda harus mencukupi kebutuhan air putih secara maksimal saat sahur dan berbuka puasa.
Hindari minuman manis dan berkafein yang justru akan menyebabkan dehidrasi.
2. Siapkan Sahur dengan Menu Sehat
Waktu yang terpenting untuk menyiapkan tenaga adalah saat sahur. Momen inilah anda harus pintar – pintar dalam memilih menu.
Usahakan makan makanan yang sehat, seperti mengandung protein dan kaya serat, agar anda merasa kenyang lebih lama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun