- Menteri Keuangan Purbaya menolak usulan Menkeu PKP Maruarar Sirait membangun rusun MBR di lahan Kemenkeu Denpasar.
- Purbaya memprioritaskan lahan tersebut untuk pembangunan tower rusun baru bagi kebutuhan internal ASN Kemenkeu Denpasar.
- Purbaya menegaskan dirinya tidak perlu mendapat arahan dari Menteri Ara mengenai pemanfaatan aset kementeriannya.
SuaraBali.id - Tensi antar menteri kabinet memanas. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan respons menohok terhadap rencana Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait yang ingin membangun rumah susun (rusun) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di atas lahan milik Kemenkeu di Denpasar, Bali.
Purbaya secara tegas menyatakan akan memprioritaskan kebutuhan pegawainya sendiri sebelum menyerahkan lahan tersebut untuk program kementerian lain. Ia bahkan mengisyaratkan enggan diatur oleh Menteri yang akrab disapa Ara tersebut.
“Ada pembicaraan seperti itu tapi saya pikir kita lihat Kementerian Keuangan masih butuh atau nggak,” ujar Purbaya saat ditemui di kompleks Rusun ASN Kemenkeu, Denpasar, Jumat (5/12/2025).
Menurutnya, jika masih ada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenkeu yang membutuhkan hunian di Denpasar, maka lahan tersebut akan diperuntukkan bagi mereka terlebih dahulu.
“Kalau masih ada pegawai Kementerian Keuangan yang belum dapat tempat tinggal di sini kan untuk pegawai Kementerian Keuangan dulu. Nanti kita lihat seperti apa,” imbuhnya.
Pernyataan paling tajam dilontarkan Purbaya saat ditanya apakah dirinya akan mengikuti arahan dari Menteri Ara terkait pemanfaatan lahan tersebut. Dengan lugas, Purbaya menegaskan posisinya.
“Nggak, dia (Ara) bukan bos saya, saya nggak perlu diarahkan oleh dia,” tegas Purbaya.
Menkeu Siapkan Rencana Sendiri
Alih-alih menyetujui usulan Menteri Ara, Purbaya justru telah memiliki rencana sendiri untuk mengembangkan lahan strategis tersebut. Ia berencana menambah satu hingga dua tower rusun baru khusus untuk para pegawai Kemenkeu.
Baca Juga: Bali United Hancurkan 'Dinding' Tak Terkalahkan Borneo FC
Tak hanya menambah tower, Purbaya juga meminta agar desain unitnya dibuat lebih luas dari yang sudah ada. Saat ini, rusun ASN Kemenkeu di lokasi tersebut memiliki unit tipe 36, di mana penghuni hanya dikenakan biaya pemeliharaan Rp300 ribu per bulan.
“Rencananya kita akan bangun satu atau dua tower lagi tapi saya minta nanti ke teman-teman desain kamarnya lebih besar. Kalau untuk keluarga 36 mungkin pas-pasan, kalau anaknya gede sedikit ya sudah nggak bisa belajar,” papar Purbaya, menunjukkan fokusnya pada kesejahteraan internal pegawainya.
Berawal dari Kunjungan Menteri Ara
Wacana pembangunan rusun MBR ini pertama kali digulirkan oleh Menteri Ara saat berkunjung ke lokasi yang sama pada Senin (24/11/2025). Melihat ada lahan kosong yang cukup luas di samping rusun ASN Kemenkeu yang sudah berdiri, Ara melihat peluang untuk mengatasi kebutuhan hunian bagi MBR di Denpasar.
Saat itu, Ara mengaku mendapat informasi dari walikota setempat bahwa kebutuhan rusun bagi warga sangat tinggi, namun terkendala ketersediaan lahan.
“Tadi saya tanya (kepada walikota) bagaimana di sini warga, wah sangat membutuhkan rumah susun, "punya lahan nggak?" Nggak punya. Nah saya lihat ada lahan di situ, ya sudah saya sudah minta siapkan proposal,” ungkap Ara kala itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
5 Fakta Terbaru Penanganan Kejahatan Turis Asing di Pulau Dewata
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas IX Halaman 110 Kurikulum Merdeka: Hati-Hati Tukang Tipu!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas VII Halaman 98 Kurikulum Merdeka: Membuat Sorbet Buah
-
Kunci Jawaban Informatika Kelas X Halaman 22 Kurikulum Merdeka : Data, Informasi dan Validasi
-
Jadi Idola Gen Z, Ini Kelebihan Macbook Dibanding Laptop Lain