- Kamitetep suka lembap & kotor. Jaga kebersihan rumah, sedot debu, & bersihkan sarang laba-laba.
- Kontrol kelembapan dengan sirkulasi udara & dehumidifier. Letakkan kapur barus di lemari pakaian.
- Buang larva dengan hati-hati, jangan sentuh. Pasang kawat nyamuk & tutup celah agar tak masuk.
SuaraBali.id - Musim hujan seringkali membawa peningkatan kelembapan, kondisi yang sangat disukai oleh hama rumah tangga seperti kamitetep (Phereoeca allutella).
Larva ngengat ini dikenal karena "kantong" kecilnya yang menempel di dinding, langit-langit, dan lemari, serta dapat menyebabkan gatal-gatal jika tersentuh.
Jangan biarkan kamitetep merajalela! Berikut adalah 5 cara efektif untuk mengusir dan mencegah kamitetep di rumah Anda, terutama saat musim hujan:
1. Jaga Kebersihan Rumah Secara Menyeluruh dan Rutin
Pembersihan adalah kunci utama. Kamitetep menyukai lingkungan yang kotor, berdebu, dan memiliki banyak sisa bahan organik (seperti serat kain, rambut, remah makanan, dan jaring laba-laba) sebagai sumber makanan.
Vakum atau Sedot Debu: Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan setiap sudut dan celah, termasuk belakang lemari, kolong tempat tidur, karpet, dan tirai. Ini jauh lebih efektif daripada sekadar menyapu.
Bersihkan Sarang Laba-laba: Hilangkan semua jaring laba-laba karena jaring tersebut menjadi sumber makanan utama kamitetep (sisa serangga mati yang terperangkap).
Fokus pada Area Lembap: Kamitetep sering bersembunyi di area yang jarang dijangkau dan lembap.
2. Kontrol Kelembapan dan Pastikan Sirkulasi Udara Baik
Baca Juga: NTB Masuki Musim Hujan Lebih Awal, Ini Prediksi Cuaca Hingga Akhir Oktober
Kelembapan tinggi adalah salah satu pemicu utama munculnya kamitetep, yang sering terjadi saat musim hujan.
Gunakan Dehumidifier atau Kipas Angin: Jika memungkinkan, gunakan dehumidifier (penyerap kelembapan) di ruangan yang sangat lembap, atau nyalakan kipas angin secara rutin untuk meningkatkan sirkulasi udara.
Buka Jendela: Biarkan sinar matahari dan udara masuk ke dalam rumah, terutama di pagi hari, untuk mengurangi kelembapan.
Periksa Kebocoran: Pastikan tidak ada kebocoran atau rembesan air di dinding atau atap yang bisa meningkatkan kelembapan.
3. Gunakan Kapur Barus (Kamper) di Lemari Pakaian
Kamitetep betina dewasa sering mencari tempat yang tenang, gelap, dan memiliki banyak serat kain (seperti wol atau katun) untuk bertelur, dan lemari adalah tempat favorit mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?