- Subhan Palal meragukan kecerdasan Gibran, meski S1 ditempuh dalam 3 tahun.
- Subhan batalkan gugatan Rp125 T terhadap Gibran, klaim tak butuh uang ganti rugi.
- MDIS konfirmasi Gibran lulus Diploma Lanjutan (2007-2010) & S1 Marketing Bradford University.
SuaraBali.id - Seorang warga penggugat ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Subhan Palal menyebut bahwa sang wapres memiliki Kecerdasan Intelektual (IQ) yang tinggi.
Subhan blak – blakan mengungkapkan hal tersebut, lantaran Gibran diketahui berhasil meraih gelar Strata 1 selama 3 tahun.
“Kalau tingkat kuliah MDIS itu 3 tahun ya di situ ya, itu IQ nya tinggi betul itu,” sebut Subhan Palal, dikutip dari youtube Forum Keadilan TV, Rabu (8/10/25).
“S1 (Strata 1) bisa 3 tahun. Saya tanda tanya, tanda tanya itu,” imbuhnya.
Subhan kemudian mengatakan bahwa pada umumnya, orang yang menempuh Pendidikan tinggi tentu akan memiliki kecerdasan yang melekat.
“Kebiasaan orang sekolah itu ada bekas, ada kecerdasan yang melekat, dari hasil Pendidikan dia, hampir semua orang begitu. Orang yang pernah bersekolah, pola pikirnya itu runtun, tertib,” urainya.
“Karena kita sekolah itu, disamping baca – baca buku pelajaran, juga diajarkan kecerdasan,” sambungnya.
Dalam hal ini pihaknya mengakui bahwa tidak melihat tanda – tanda kecerdasan yang dimiliki oleh Gibran.
“Saya kelihatannya tidak melihat tanda – tanda itu pada dirinya (Gibran).,” ucapnya.
Baca Juga: Istana Wapres IKN Lebih Mewah dari Istana Presiden? Ini Kata Profesor Sulfikar Amir
“Makanya ini, kadang – kadang saya bilang apakah ini juga bagian dari dampak bersekolah di luar negeri ? sampai menyebut suku bangsanya sendiri yang 6 aja nggak bisa,” tambahnya.
Sementara itu soal gugatan terhadap Wapres Gibran senilai Rp 125 Triliun, disebut telah dibatalkan oleh Subhan dengan dalih tidak membutuhkan uang.
“Saya enggak minta pokok perkara (uang Ganti rugi Rp 125 triliun),” ungkapnya.
“Tadi, mediator minta (penjelasan) bagaimana tentang tuntutan Ganti rugi. Enggak usah, saya enggak butuh duit,” sambungnya.
Subhan menggugat Gibran terkait perbuatan melawan hukum lantaran ada beberapa syarat pendaftaran calon wakil presiden (cawapres) yang dinilai tidak terpenuhi.
Subhan menyatakan tidak lagi menuntut Ganti rugi Rp 125 Triliun sebagai bagian dari Upaya mencapai kesepakatan damai dalam tahap mediasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Qlola Mobile BRI Hadirkan Kemudahan Pantau Keuangan Perusahaan secara Real-Time
-
Pria di Klungkung Berakhir Babak Belur Dihajar Saat Ngopi
-
Nikmati Promo Spesial Cashback BRI di Hari Sumpah Pemuda Pakai QRIS BRImo
-
Perkuat Nilai bagi Pemegang Saham, BRI Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun
-
Ini Identitas Dua Bule Prancis Pemeran Video Syur Berdurasi 13 Menit yang Hebohkan Bali