- Desa Adat Penglipuran:** Di Bangli, Bali. Salah satu desa terbersih dunia, lestari budaya tradisional
- Waktu & Tiket: Buka 08.00-18.30 WITA. Tiket 2025: Lokal mulai Rp15rb, Mancanegara Rp30rb.
- Aktivitas Seru: Nikmati arsitektur, hutan bambu, interaksi warga, dan suasana desa yang asri.
SuaraBali.id - Desa Penglipuran di Bangli, Bali, adalah permata budaya yang sering dijuluki sebagai salah satu desa terbersih di dunia.
Desa adat ini menawarkan pengalaman unik, di mana pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur tradisional Bali yang seragam, suasana tenang, dan kearifan lokal yang masih terjaga.
Berikut adalah panduan lengkap untuk mengunjungi Desa Wisata Penglipuran, meliputi lokasi, jam operasional, harga tiket masuk, dan aktivitas seru yang bisa Anda lakukan.
Lokasi dan Jam Operasional
Desa Penglipuran terletak di dataran tinggi, menawarkan udara sejuk khas pegunungan.
Alamat: Jl. Penglipuran, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali, Indonesia.
Jarak Tempuh: Sekitar 1,5 hingga 2 jam perjalanan dari kawasan Kuta/Seminyak, atau sekitar 45-60 menit dari Ubud.
Jam Operasional (Loket)
Desa Penglipuran umumnya terbuka setiap hari. Jam operasional yang terverifikasi untuk loket adalah:
Baca Juga: Fenomena Vanili Bali: Ekspor Melejit Dua Kali Lipat di Triwulan III Tembus Rp28,7 Miliar
Jam Buka Umum: Pukul 08.00 – 18.30 WITA
Waktu Terbaik Berkunjung: Disarankan datang pada pagi hari (08.00–10.00) atau sore hari (16.00–17.30) untuk menghindari keramaian dan mendapatkan pencahayaan foto yang lebih lembut.
Catatan: Jam operasional dapat tutup sementara saat Hari Raya Nyepi atau upacara adat tertentu.
Harga Tiket Masuk (HTM) 2025
Berdasarkan informasi yang berlaku, harga tiket masuk ke Desa Penglipuran dibedakan antara wisatawan domestik (WNI) dan wisatawan mancanegara (WNA). Harga ini berlaku untuk pembelian langsung di loket resmi desa.
Kategori Pengunjung Dewasa (IDR) Anak-Anak (IDR)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun
-
Tabanan Bali Diselimuti Kabut Putih Misterius, Ini Penjelasan Ilmiah BMKG