- Denpasar: Sate Patimura dan Bu Peri populer, cocok untuk sarapan.
- Kuta/Legian: Sate Bawah Pohon dan Wayan Santih mudah dijangkau.
- Gianyar: Sate Bu Nyoman & Beng tawarkan rasa lokal dan variasi kulit.
SuaraBali.id - Sate babi adalah salah satu kuliner non-halal khas Bali yang paling dicari.
Dengan bumbu rempah yang meresap, aroma bakaran yang menggoda, dan daging yang juicy, hidangan ini sempurna untuk memulai hari.
Berikut 7 rekomendasi warung sate babi legendaris di Bali yang terkenal enak, harganya terjangkau, dan sudah menjadi langganan warga lokal:
1. Sate Babi Patimura
Warung sate babi ini sudah lama berjualan di Denpasar dan dikenal dengan cita rasa yang stabil serta harga yang bersahabat.
Lokasi: Jl. Patimura No.63, Denpasar.
Waktu Buka: Cocok untuk sarapan karena buka pagi hari (meski jam pastinya bisa dicek langsung), hingga malam.
Menu Andalan: Sate Babi Tusuk yang manis, gurih, dan empuk. Harganya ramah di kantong, membuatnya selalu ramai pembeli.
2. Sate Babi Wayan Santih
Baca Juga: Pantai Cemagi, Rekomendasi Tempat Santai di Malam Minggu
Berlokasi di kawasan Kuta, sate babi ini disebut-sebut memiliki harga yang lebih murah dibandingkan warung sate populer lainnya di area tersebut.
Lokasi: Jl. By Pass Ngurah Rai No.7, Kuta.
Waktu Buka: Mulai pagi hingga malam.
Menu Andalan: Sate Babi Tusuk dengan potongan daging yang mantap, cocok untuk turis yang menginap di sekitar Kuta dan mencari sarapan hemat.
3. Sate Babi Bawah Pohon (Legian)
Meskipun namanya legendaris dan populer di kalangan wisatawan, warung ini masih menawarkan harga yang terjangkau untuk lokasinya di pusat keramaian.
Lokasi: Jl. Campuhan I – Dewi Sri No.IV, Legian, Kuta.
Waktu Buka: Mulai pagi hari, sekitar pukul 08.00 WITA.
Menu Andalan: Sate Babi Bumbu Merah khas Bali. Rasanya manis, gurih, dan dagingnya empuk. Anda bisa membeli 10 tusuk sate babi dengan harga yang masih tergolong affordable untuk area Kuta.
4. Tipat Sate Bu Peri
Terkenal di kalangan warga Denpasar, warung ini tidak hanya menjual sate tetapi juga pelengkap khas Bali lainnya yang pas untuk sarapan.
Lokasi: Jl. Pattimura No. 61, Denpasar.
Waktu Buka: Pagi hingga siang/sore.
Menu Andalan: Tipat Sate Babi, yaitu kombinasi sate babi yang dibakar dengan bumbu lezat disajikan bersama ketupat (tipat), Tum Babi, dan Kuah Balung Babi (kuah kaldu tulang babi) yang hangat dan kaya rempah.
5. Sate Babi Bu Nyoman Batubulan
Warung yang lokasinya "ngemper" di pinggir jalan ini sudah lama menjadi tujuan utama pencinta kuliner babi di area Gianyar/Denpasar Timur.
Lokasi: Jl. Raya Batu Bulan (sebelah lapangan Candra Muka), Gianyar.
Waktu Buka: Mulai sekitar pukul 11.00 WITA hingga malam, namun sering cepat habis.
Menu Andalan: Sate Babi Tusuk yang cenderung manis dan gurih, disajikan sepaket dengan Nasi Sela (nasi campur ubi/ketela) atau tipat dengan harga sekitar Rp15.000.
6. Sate Babi Jik Ngurah Eka
Terkenal murah dan lengkap, warung ini menjadi favorit warga lokal di Badung yang mencari sarapan babi yang mengenyangkan.
Lokasi: Jl. I Gusti Ngurah Rai No.146, Werdi Bhuwana, Mengwi, Kabupaten Badung.
Waktu Buka: Buka pagi hari (disarankan datang sebelum jam makan siang).
Menu Andalan: Sate Babi Murah yang sering dipaketkan dengan Babi Genyol (daging babi dengan bumbu rempah khas Bali) dan Kuah Balung (kuah kaldu tulang babi).
7. Warung Sate Babi Beng
Terletak di Gianyar, warung ini menawarkan variasi sate yang unik, termasuk bagian-bagian babi yang jarang ditemukan di tempat lain.
Lokasi: Perempatan, Beng, Kec. Gianyar.
Waktu Buka: Mulai pagi hari.
Menu Andalan: Sate Babi Tusuk dan yang spesial adalah Sate Kulit Babi yang gurih dan renyah, menjadi favorit bagi pecinta kulit babi.
Tips Sarapan Sate Babi di Bali:
Sebagian besar warung sate babi populer di Bali sering cepat habis, terutama yang harganya murah dan legendaris. Jika ingin sarapan, sebaiknya datang pada jam 08.00 hingga 10.00 WITA.
Jangan lupa pesan Tipat (ketupat) atau Kuah Balung sebagai pendamping sate untuk pengalaman rasa yang lebih otentik dan mengenyangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali