SuaraBali.id - Kekuasaan Presiden ke 7 RI, Joko Widodo (Jokowi) di dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dipandang sebagian orang masih terlihat jelas.
Hal ini diakui oleh beberapa pakar bahkan elit politik, seperti Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.
Menurut Amien Rais, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini belum sepenuhnya bersih dari orang – orang pilihan Jokowi.
“Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada pimpinan KPK, dan para anggota dewas KPK, saya harus mengatakan bahwa semua tokoh KPK ini orang – orang yang kesetiannya dari ujung kaki sampai ubun – ubun dipersembahkan ke Jokowi,” urai Amien, dikutip dari youtubenya, Selasa (16/9/25).
Amien mengungkapkan bahwa sudah seharusnya Presiden Prabowo sendiri yang memilih anggota KPK, sehingga semuanya diperbarui.
“Ada etika politik yang terang – terangan ditabrak Jokowi. Banyak juga pengamat yang mengatakan KPK baru yang akan bekerja sama dengan Presiden Prabowo seharusnya dipilih oleh Pak Prabowo,” terangnya.
“Harusnya mengajukan ke DPR, karena pengguna utama KPK kan Pak Prabowo,” imbuhnya.
Amien menyebut bahwa Jokowi sudah mengakali sedemikian rupa agar para anggota KPK dipemerintahan Presiden Prabowo tetap tunduk dan setia padanya.
“Tetapi Jokowi cukup licik, dimana membuat KPK di pemerintahan Prabowo tetap takut, setia dan merasa berhutang budi pada Jokowi,” ujarnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Blusukan ke Gang Sempit yang Terdampak Banjir di Denpasar
Menurut Amien, Jokowi akan takut apabila nantinya anggota KPK akan dibersihkan dan digantikan yang baru.
“Jokowi ketakutan kalau KPK baru sampai berani memanggil Jokowi atau istrinya, anak-anak dan menantunya untuk memperkarakan korupsi atau grativikasi yang dilakukan oleh keluarga Jokowi,” ujarnya.
“Bukan saja dengan KPK, tetapi juga dengan Kejaksaan Agung. Buktinya KPK tidak berkutik menjadi ayam sayur Ketika dituntut memanggil si Bobby Nasution yang terlibat kasus korupsi tambang di Maluku Utara,” sambungnya.
Amien Rais mengatakan bahwa kini kehidupan politik di Indonesia masih sangat suram. Pasalnya, menurut Amien Rais para petinggi masih dalam pengaruh Jokowi.
“Perkembangan kehidupan nasional kita masih tetap suram, tenak mulyono itu lumayan berkasta. Partai Coklat termul, KPK termul, Kejagung termul, Sebagian TNI termul, belasan Menteri dalam Kabinet Merah Putih termul, mungkin juga beberapa ormas keagamaan termul, beberapa ormas sosial juga termul,” sebutnya.
Amien Rais berharap kedepannya Presiden Prabowo Subianto bisa lebih tegas lagi membersihkan orang – orang yang terpantau masih setia dengan Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu dan Rp10 Ribu di Tangerang
- Apakah Ada Penukaran Uang Baru BI Pintar Periode 3? Ini Pengumuman Pastinya
- 3 Cara Melihat Data Kepemilikan Saham di Atas 1 Persen: Resmi KSE dan BEI
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Palembang
- 6 Sepatu Lari Lokal Berkualitas Selevel HOKA Ori, Cocok untuk Trail Run
Pilihan
-
Shin Tae-yong Gabung FC Bekasi City, Ini Jabatannya
-
Pelatih Al Nassr: Cristiano Ronaldo Resmi Tinggalkan Arab Saudi
-
WHO: 13 Rumah Sakit di Iran Hancur Dibom Israel dan Amerika Serikat
-
Bahlil Lahadalia: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kalau Kursi Tambah
-
Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP
Terkini
-
Langkah Cerdas Keluarga Muda: Hindari Drama Mertua dengan Rumah Impian via BRI KPR
-
Iseng Buka Aplikasi Setelah Bayar Tagihan, Keluarga di Bali Malah Dapat Mobil BYD M6
-
Kenapa Berat Badan Naik Setelah Puasa? 5 Menu Buka Puasa Ini Bikin Kenyang Tanpa Nambah Lemak
-
Penampakan 72 Unit Mobil Listrik untuk Operasional Pemprov NTB
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas III SD Evaluasi Halaman 116