SuaraBali.id - Satu maskapai penerbangan telah siap membuka rute penerbangan internasional langsung pergi-pulang (PP), yakni rute Singapura-Labuan Bajo.
Menurut Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Komodo, Labuan Bajo Ceppy Triono satu maskapai tersebut adalah Scoot Airlines.
"Maskapai penerbangan Scoot juga akan hadir, tetapi masih menghitung rotasi pesawat dan rotasi krunya, tetapi dari pantauan kami dalam kontak selama ini paling lambat Desember 2025 ini mereka sudah beroperasi di Labuan Bajo," katanya dihubungi di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (15/9/2025).
Saat ini, Bandara Internasional Komodo, Labuan Bajo melayani rute penerbangan internasional Kuala Lumpur Labuan Bajo - Labuan Bajo - Kuala Lumpur oleh maskapai penerbangan AirAsia sejak September 2024.
Ceppy menyatakan, maskapai penerbangan Scoot akan menggantikan maskapai penerbangan Jetstar Asia yang telah menghentikan layanan penerbangan langsung pergi-pulang (PP) rute Singapura-Labuan Bajo sejak 31 Juli 2025 lalu.
"Penerbangan akan dilakukan pada hari Kamis dan Minggu, seminggu dua kali penerbangan, akan tapi tidak menutup kemungkinan apabila keterisian kursi pesawat bagus dapat tambah lagi di hari-hari yang lain," ungkapnya.
Ceppy menjelaskan, tingkat keterisian kursi pesawat rute penerbangan internasional langsung pergi-pulang (PP) rute Singapura-Labuan Bajo terbilang tinggi karena berdasarkan pengalaman maskapai penerbangan Jetstar Asia tingkat keterisian kursi lebih dari 90 persen dari total ketersediaan kursi pesawat yang ada.
"Artinya peluang cukup besar dan Bandara Komodo untuk penanganan penerbangan internasional bisa dibilang cukup eksklusif, karena tidak dalam satu waktu dua pesawat internasional masuk, hanya satu pesawat dalam satu waktu, sehingga timming dan slotnya eksklusif, jadi siapa cepat dia yang dapat eksklusif itu," katanya.
Di lain sisi, lanjut dia, Bandara Komodo juga terus berupaya melakukan optimalisasi terminal bandar udara sehingga ruang terminal yang ada di terminal dapat berfungsi optimal bagi masyarakat dan penumpang.
Baca Juga: Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, Puluhan Penerbangan di Bali Terganggu
Sementara itu, Bandara Internasional Komodo mencatat sejak Januari-Juli 2025 , jumlah penumpang internasional yang datang dan berangkat dari Bandara Internasional Komodo mencapai 35.512 penumpang.
"Jumlah penumpang datang atau tiba sebanyak 18.956 orang dan penumpang berangkat sebanyak 18.557 orang," katanya.
Jumlah penumpang selama tujuh bulan tersebut mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan total penumpang internasional yang datang dan berangkat dari Bandara Internasional Komodo pada 2024, yakni sebanyak 13.264 orang dengan rincian penumpang datang sebanyak 6.948 orang dan penumpang berangkat sebanyak 6.316 orang. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Sambut Lebaran 2026, BRI Hadirkan Layanan Perbankan di Cabang dan Kanal Digital 24 Jam
-
BRI Hadirkan Kredit Mobil dan EV via Super Apps BRImo, Bunga Mulai 2,85%
-
Maknai Tahun Kuda Api, BRI Imlek Prosperity 2026 Perkuat Layanan Wealth Management Nasabah
-
Bali Tutup Total Jalur Mudik 24 Jam Saat Nyepi, Pemudik Bisa Titip Kendaraan di Sini
-
Bosan Sama Nastar? 5 Kue Lebaran 'Anti-Mainstream' Ini Dijamin Jadi Favorit Gen Z