Kebiasaan jarang minum air putih, konsumsi alkohol berlebihan, hingga pola makan tinggi protein berpotensi meningkatkan risiko ISK.
6. Gejala yang Sering Diabaikan
Pria sering mengabaikan tanda-tanda ISK karena dianggap keluhan ringan. Padahal, gejala seperti sering buang air kecil di malam hari, rasa terbakar saat buang air kecil, urine keruh, berbau tajam, atau bercampur darah harus diwaspadai.
7. Kapan Harus ke Dokter
Jika mengalami nyeri panggul, sakit perut bagian bawah, demam, menggigil, atau nyeri punggung, segera konsultasikan dengan dokter urologi. Penanganan cepat dapat mencegah infeksi berkembang menjadi lebih serius.
Meningkatnya kasus infeksi saluran kemih pada pria menjadi peringatan untuk menjaga pola hidup sehat, mengontrol gula darah, dan tidak menunda pemeriksaan medis jika merasakan gejala mencurigakan. Deteksi dini sangat penting agar infeksi dapat diobati sebelum menimbulkan komplikasi serius.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Nasib Warga Kampung Adat Sade yang Masih Tinggal di Pengungsian
-
Ayah Asal Australia Ditemukan Tewas Tergantung Kabel Setrika, Dua Anak Tergeletak di Lantai
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, Jutaan UMKM Naik Kelas
-
Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur
-
Bule Geber Motor Depan Dirjen Imigrasi, Ketahuan Overstay Akhirnya Dideportasi dari Bali