SuaraBali.id - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka berkunjung ke Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tanggal 1-2 Agustus ini.
Selama dua hari ini, Gibran dijadwalkan berkunjung ke sejumlah lokasi salah satunya di Kantor Pos Indonesia.
Di awal kunjungannya, Gibran bersama jajaran silaturrahmi ke Pondok Pesantren Qomarul Huda.
Kunjungan selanjutnya bertemu dengan para penerima bantuan subsidi upah (BSU) yang ada di kantor pos Indonesia di Mataram.
Dalam sambutannya di Kantor Pos Indonesia Mataram, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengatakan meminta agar BSU yang diterima tidak boleh digunakan untuk modal judi online (judol).
"Realisasinya harus 100 persen pak menteri.
Siapapun yang menerima melalui bank Himbara saya mohon untuk digunakan ke hal-hal yang produktif bukan untuk judol," kata Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka.
Ia mengatakan, pengunaan BSU akan diawasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI.
Jika ditemukan ada masyarakat yang menyalahgunakan BSU yang sudah bagikan maka terancam ditarik kembali.
Baca Juga: Korupsi Rp 10,4 Miliar, Ketua LPD di Buleleng Pakai Uangnya Untuk Judi Online
"Kalau ada yang ketahuan judol mohon maaf bantuan itu akan dicabut. Pasti ketahuan," ujarnya.
Namun ia yakin, para penerima BSU yang datang ke Kantor Pos tidak terlibat judi online.
Sedangkan untuk penerima BSU dari kalangan bapak - bapak diingatkan agar tidak dipakai membeli rokok.
"Bapak-bapak ini jangan langsung ke warung membeli rokok. Lebih baik uangnya untuk membeli sembako," katanya.
Apalagi sambung Gibran, Bulan Agustus 2025 sudah masuk tahun ajaran baru.
BSU yang diberikan bis dipergunakan untuk membeli perlengkapan sekolah anak-anaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
- Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
- Sinopsis Revenge, Drama China Terbaru Lu Yu Xiao dan Zhang Ling He di WeTV
- Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Indosat Ungkap Pertahanan Scam di Era AI, 224 Juta SMS Penipuan Diblokir Sebelum Masuk ke Pelanggan
-
Menteri Perumahan Apresiasi BRI Dalam Perluasan Pembiayaan Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Nurul Adha Terancam Pimpin Lombok Barat Sendirian hingga 2029, Ini Penyebabnya
-
BRI Kartu Kredit Hadirkan Promo Hemat 25% untuk Boost Harimu
-
9 Oleh-Oleh Bali Favorit Wisatawan, Falala Chocolate Jadi Pilihan Nomor 1