Jejak karier Arya Daru Pangayunan
- Pernah bertugas di Direktorat Diplomasi Publik.
- Menjadi bagian dari KBRI Dili dan KBRI Buenos Aires.
- Puncak pengabdiannya di Direktorat Pelindungan WNI.
Keterangan Direktur Perlindungan WNI Kemenlu
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Judha Nugraha, mengonfirmasi bahwa Arya memang seorang diplomat yang mendedikasikan dirinya untuk isu-isu perlindungan WNI.
Tugas ini seringkali menempatkan para diplomat pada situasi yang pelik dan berhadapan dengan berbagai pihak.
"Dapat kami sampaikan benar bahwa saudara Arya Daru Pangayunan adalah seorang diplomat fungsional muda dari Kementerian Luar Negeri. Selama ini beliau bertugas dalam menangani isu-isu perlindungan WNI," kata Judha kepada Suara.com di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Kamis, 10 Juli 2025.
Polisi Masih Hati-Hati
Menanggapi derasnya spekulasi, pihak kepolisian memilih untuk bersikap hati-hati.
Metro Menteng, Kompol Rezha Rahandhi, menegaskan bahwa penyelidikan masih berada di tahap awal dan terlalu dini untuk mengklasifikasikan kasus ini sebagai pembunuhan.
"Kami belum bisa memastikan penyebab kematiannya. Saya juga belum dapat menyatakan bahwa ini adalah pembunuhan," ungkap Kompol Rezha kepada wartawan, Selasa (8/7/2025).
Untuk mendapatkan jawaban pasti, jenazah Arya telah dibawa ke RSCM untuk diautopsi. Hasilnya akan menjadi kunci untuk mengarahkan penyelidikan lebih lanjut.
Fakta TKP Hingga CCTV
Di sisi lain, kesaksian dari keluarga korban melukiskan gambaran yang lebih mengerikan.
Kerabat korban, Iyarman Waruwu, mengungkapkan detail kondisi jenazah berdasarkan informasi dari penjaga kos, yang memperkuat dugaan adanya tindak kejahatan.
"Informasi yang saya dapat dari penjaga kostan, yang bersangkutan (korban) kepalanya dililit lakban warna kuning dalam posisi telentang, kakinya tertekuk, dan di bawah selimut," kata Iyarman.
"Seluruh kepalanya dililit lakban seperti mumi, full, lilitannya rapi berkali-kali karena tebal," sambungnya.
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Bali Silent Disco Dituding Diskriminasi WNI, Koster: Ternyata Tidak Seperti Diberitakan!
-
Warga NTB Mulai Krisis Air Bersih
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
5 Warga Tersangka Pembunuhan Pria Diduga Curi Ayam di Tabanan
-
Ayah Korban Pengeroyokan Usai Dituduh Curi Ayam Tinggalkan Tiga Anak